alexametrics

Kreasi Terbaru Piccioli, Tampilkan Gaun Feminin Berpalet Cera

loading...
Kreasi Terbaru Piccioli, Tampilkan Gaun Feminin Berpalet Cera
Kreasi Terbaru Piccioli, Tampilkan Gaun Feminin Berpalet Cera
A+ A-
UNTUK memanjakan fashionista sejati kalangan elite, sejumlah fashion brand papan atas dunia telah mengeluarkan koleksi terbarunya bergaya elegan, glamor, dan mewah. Segera kunjungi butiknya yang umumnya berada di mal ternama jika Anda tidak mau melewatkannya. Valentino, salah satunya.Pada musim fall/winter 2018, rumah mode mewah asal Italia ini mengeluarkan koleksi terbaru yang membawa berbagai sentuhan kombinasi warna ke level berbeda. Desainer Kreatif Pierpaolo Piccioli mengaplikasikan rona cerah dalam setiap rancangannya.

Setiap koleksi anyar Valentino ini mengembuskan napas feminin dan romantis. Piccioli menyatukannya melalui corak bunga pada gaun cocktail, padanan layer dari material ringan, serta kombinasi warna yang anggun.

Menariknya, cara desainer asal Italia ini memadankan beberapa palet senada dalam satu penampilan tergolong realistis untuk inspirasi gaya seharihari. Mulai merah muda dengan maroon, selipan ungu pada dominasi nude, hingga cokelat beige dan kuning terang. Modelnya kebanyakan gaun indah yang panjang menjuntai jenis maxi dress dengan potongan asimetris.

Siluet longgar dengan model panjang dalam detail asimetris tampak yang paling fashionable. Valentino musim ini benar-benar menawan dengan padanan warna hijau mint dan punya detail guntingan melingkar yang super-chic di ujung bawah. Padanan coat panjang dalam nuansa warna yang sama membuat penampilan lebih fresh. Yang menarik, misalnya, cape dress bernuansa pink terang.

Busana romantis sekaligus seksi dengan aksen kerut di pinggang ini dibanderol Rp56,6 juta. Tersedia juga busana pleated dress berpotongan tanggung berlengan panjang. Gaun pesta bernuansa biru dengan polkadot hitam dan detail pita panjang di leher ini ditawarkan dengan harga Rp78,6 juta.

Anda juga bisa mendapatkan koleksi coat panjang merah marun model scallop dari bahan wol yang bisa dibeli dengan harga Rp78,6 juta. Label Valentino didirikan desainer asal Italia, Valentino Garavani. Debut internasionalnya pertama kali pada 1962 di Florence, Italia. Pertunjukan rancangannya di Pitti Palace mendapat apresiasi luar biasa dari media dan pembeli.

Setelah lebih dari 48 tahun berkarier di bidang fashion, Valentino akhirnya mengumumkan pensiun pada 2007. Kini Piccioli menjadi direktur kreatif rumah mode tersebut. Di tangannya, Valentino menampilkan karya sama elegannya, tetapi dengan suntikan semangat muda. Sementara itu, high fashion brand lainnya yang juga sudah mengeluarkan desain terkini adalah Haider Ackermann.

Perancang asal Kolombia yang kini bermukim di Paris ini menampilkan tren bahan kulit. Label yang dikenal dengan desain unisex ini menghadirkan pakaian serbakulit lewat paduan biker jacket yang cantik atau celana kulit mengkilap, seperti patent leather atau bahan plastik kulit PVC yang sekarang sedang populer.

Model anyar, misalnya, bomber jacket bahan kulit dengan sentuhan warna cokelat mengkilat di bagian lengan. Koleksi bergaya grunge, tetapi tetap chic ini dibanderol Rp20,6 juta. Ada juga wrap dress bernuansa peach berpotongan panjang dengan lengan panjang. Busana bernuansa feminin dengan aksen kerah ini ditawarkan dengan harga Rp25,5 juta.

Busana menarik lainnya yang bisa Anda pilih di antaranya jaket bernuansa ungu muda dengan detail dua saku depan. Koleksi yang disulam dengan teknik quilted tersebut dilempar ke pasaran dengan harga Rp26,8 juta.

Pada 1998, Ackermann memulai lima bulan magangnya dengan John Galliano sembari mengumpulkan portofolio, lalu bekerja untuk desainer lainnya, seperti Bernhard Willhelm, Patrick van Ommeslaeghe, sebelum akhirnya menjadi desainer untuk Mayerline. Pada 2001, dia membuat brand pertamanya untuk koleksi womens wear yang ditampilkan bersamaan Paris Fashion Week.
(don)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak