3 Jenis Penyakit yang Banyak Menyerang Jamaah Haji 2024

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:40 WIB
loading...
3 Jenis Penyakit yang...
Ada beberapa jenis penyakit yang banyak menyerang jamaah haji 2024. Jumlah jamaah yang begitu banyak, membuat berbagai penyakit seringkali menjadi tantangan. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Ada beberapa jenis penyakit yang banyak menyerang jamaah haji 2024. Jumlah jamaah yang begitu banyak dan kondisi lingkungan yang ekstrem, membuat berbagai penyakit seringkali menjadi tantangan besar selama pelaksaan ibadah ini.

Selain itu, polusi udara hingga perubahan suhu yang drastis di Tanah Suci menyebabkan para jamaah Haji 2024 mudah terserang sejumlah penyakit. Kondisi ini diperparah dengan perubahan pola makan, hingga minuman yang dikonsumsi.

Berdasarkan catatan Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH), infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) paling banyak menyerang jemaah haji 2024. Berikut tiga penyakit yang banyak menyerang jamaah haji 2024 dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/6/2024).

3 Jenis Penyakit yang Banyak Menyerang Jamaah Haji 2024



Baca Juga: Jenis Penyakit yang Bisa Menyerang Jemaah Indonesia Selama Ibadah Haji



1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)


ISPA merupakan penyakit yang paling umum menyerang jemaah haji. Penyebab utama dari penyakit ini adalah virus dan bakteri yang mudah menyebar di tempat kerumunan. Gejala ISPA meliputi batuk, demam, sakit tenggorokan, dan pilek.

Adapun faktor-faktor yang meningkatkan risiko ISPA antara lain jamaah haji berkumpul dalam jumlah besar di area yang relatif sempit. Kondisi ini memudahkan penyebaran virus dan bakteri.

Banyak jemaah yang berusia lanjut atau memiliki penyakit kronis, sehingga daya tahan tubuh mereka lebih rendah. Selain itu, perbedaan suhu yang signifikan antara siang dan malam serta iklim gurun yang ekstrem dapat mempengaruhi sistem pernapasan.

2. Penyakit Saluran Pencernaan


Penyakit saluran pencernaan, seperti diare dan gastroenteritis, juga sering dialami oleh jemaah haji. Penyebab utamanya adalah kontaminasi makanan dan air, serta kebersihan yang kurang. Gejala penyakit saluran pencernaan termasuk diare, mual, muntah, dan kram perut.

Faktor-faktor risiko yang meliputi kondisi ini meliputi kualitas air dan makanan. Di mana makanan dan minuman yang tidak higienis dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan.

Makan di tempat-tempat umum yang ramai dan tidak terjamin kebersihannya juga menjadi penyebab. Di sisi lain, kondisi fisik yang lelah dan stres dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

Baca Juga: Kesehatan Jemaah Risti Diperiksa Ulang untuk Pertahankan Istitha'ah Jelang Puncak Haji

3. Pneumonia


Pneumonia atau radang paru-paru merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang jemaah haji di Arab Saudi. Jemaah haji berkumpul dalam jumlah besar di tempat-tempat suci seperti Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Kerumunan ini dapat memfasilitasi penularan infeksi dari satu individu ke individu lainnya, termasuk penyakit pernapasan seperti pneumonia. Lingkungan di sekitar Makkah dan Madinah dapat menjadi faktor risiko. Misalnya, cuaca panas dan kering dapat menyebabkan dehidrasi dan melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi pernapasan termasuk pneumonia.

Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur pada paru-paru. Di mana pasien banyak yang mengeluhkan gejala seperti batuk berdahak, demam, sesak napas, nyeri dada.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Anang dan Ashanty Berhaji,...
Anang dan Ashanty Berhaji, Azriel Minta Didoakan agar Pernikahannya Lancar
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Rayakan Anniversary...
Rayakan Anniversary ke-15, Ashanty dan Anang Akhirnya Naik Haji setelah Berkali-kali Gagal
Kasus Hantavirus Ditemukan...
Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali
Meski Sudah Dinyatakan...
Meski Sudah Dinyatakan Sembuh Kanker Bisa Muncul Lagi, Ini Penjelasan Dokter
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved