alexametrics

Haagen-Dazs Jepang Buat Es Krim Rasa Labu dan Ubi Jalar

loading...
Haagen-Dazs Jepang Buat Es Krim Rasa Labu dan Ubi Jalar
Haagen-Dazs Jepang Buat Es Krim Rasa Labu dan Ubi Jalar
A+ A-
JAKARTA - Haagen-Dazs Jepang membuat dua rasa es krim baru yang unik, yakni es krim rasa labu dan ubi jalar. Inovasi ini dihadirkan dalam rangka menyambut musim gugur yang akan mendatang.

Sesuai dengan namanya, es krim rasa labu menggunakan bahan dasar utama berupa kabocha atau labu dengan rasa manis.

Dilansir Soranews24, es krim ini cocok untuk mereka yang menyukai olahan labu. Pasalnya, Haagen-Dazs menciptakan es krim ini dengan dobel labu. (Baca juga: Udang Sambal Cancang, Padukan Nanas dan Mangga Muda).



Selain sebagai bahan dasar, es krim labu ini juga dilengkapi dengan saus labu. Keduanya dibuat menggunakan kabocha Ebisu berharga yang ditanam di pulau utara Hokkaido Jepang.

Demikian dengan es krim ubi jalar yang hadir dengan nama Murasaki Imo Tartelette atau murasaki imo ini. Secara harfiah diterjemahkan sebagai kentang ungu. Ini mengacu pada jenis ubi jalar Jepang yang dikupas kulitnya. Sedangkan, tartelette adalah kue tart-like.

Murasaki Imo Tartelette sendiri merupakan bagian dari lini Sandwich Crispy Haagen-Dazs. Es krim ini merupakan es krim custard dalam saus murasaki imo dan membungkus semuanya dalam wafer murasaki. Sebelumnya, Haagen-Dazs juga berinovasi dengan merilis es krim sandwich rasa green tea.

Berbeda dengan es krim versi cup biasa, es krim dengan rasa green tea fondue ini hadir dalam bentuk sandwich yang renyah di luar, lembut dan kaya rasa di dalam. Jika biasanya fondue lebih dikenal dengan lelehan keju atau cokelat, kini untuk pertama kalinya fondue berwarna hijau ini akan terjepit di antara dua wafer dalam bentuk makanan beku.

Menurut Haagen-Dazs, ini merupakan wafer teh hijau pertama yang pernah mereka hadirkan karena sebelum es krim sandwich teh hijau, mereka menggunakan wafer rasa vanilla.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak