alexametrics

Kepulauan Seribu, Eksotika Gugusan Pulau di Utara Jakarta

loading...
Kepulauan Seribu, Eksotika Gugusan Pulau di Utara Jakarta
Wisatawan bermain jetski di Kepulauan Seribu. Banyak destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi di gugusan pulau utara Jakarta ini. Foto/Dok. SINDOphoto
A+ A-
Kepulauan Seribu menyimpan banyak kekayaan alam. Keindahan gugusan pulau di utara Jakarta ini tidak kalah dengan destinasi-destinasi lainnya di Indonesia. Namun sayangnya, Kepulauan Seribu yang memiliki 110 pulau belum dikenal banyak orang. Pun demikian bagi warga Jabodetabek.

Menurut survei Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Administrasi Kepulauan Seribu pada 2018, hanya 30% dari masyarakat Jabodetabek yang mengenal baik Kepulauan Seribu. Mereka mungkin pernah mendengar tentang Kepulauan Seribu, namun tidak tahu di sana ada atraksi apa saja.

“Padahal secara geografis letaknya lebih dekat dengan Jabodetabek, dibandingkan Bali dan Lombok. Terlebih di tengah mahalnya harga tiket domestik, berkunjung ke Kepulauan Seribu tentu akan lebih murah,” kata Cucu Ahmad Kurnia, Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu.



Seru-Seruan ke Pulau Seribu
Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu kemudian berinisiatif menggelar sejumlah pameran bertajuk “Ayoo Seru-Seruan ke Pulau Seribu” di mal-mal yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung. Pameran digelar di Living World Alam Sutera pada 28 Agustus - 1 September 2019. Selanjutnya ke Mal Kelapa Gading pada 4 September - 8 September 2019, dan Kota Kasablanka pada 11 September - 15 September 2019.
Kepulauan Seribu, Eksotika Gugusan Pulau di Utara Jakarta
Warga Bandung dapat menghadiri pameran ini di Festival Citylink Bandung pada 26 September-29 September 2019 dan Summarecon Mall Bekasi pada 24 Oktober - 27 Oktober 2019. Para operator wisata di Kepulauan Seribu terlibat dalam acara ini. Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh informasi lebih komprehensif.

Ajang ini pun menawarkan harga yang bersahabat. Mulai dari paket memancing hingga olahraga air, seperti jetski, flyingboard, snorkeling, dan scuba diving. Pasangan yang sedang mencari destinasi berbulan madu pun akan dapat menemukan paket-paket bulan madu di sini.

Sejumlah resor pantai di Kepulauan Seribu pun tak kalah eksotis dengan resor-resor ternama di dunia. Di kawasan ini juga terdapat Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu dengan zona konservasi burung, hutan bakau, penyu, dan hiu.
Pameran ini juga ingin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu di hari kerja. Di akhir pekan, okupansi rata-rata hanya 25-30%. “Kami ingin membuat orang mau datang di hari biasa,” imbuh Cucu.
Kepulauan Seribu, Eksotika Gugusan Pulau di Utara Jakarta
Tak Perlu Tiket Pesawat
Dalam rangkaian pameran “Ayoo Seru Seruan ke Pulau Seribu”, pengunjung juga akan mendapatkan gambaran bahwa akomodasi yang tersedia di Kepulauan Seribu sangatlah beragam. Baik dalam segi konsep maupun harga.

Akomodasi tersebut terbagi menjadi dua, yaitu homestay di permukiman penduduk yang dikelola warga dan pulau resor yang dikelola perusahaan swasta. Permukiman warga yang menawarkan homestay tersedia di Pulau Pramuka, Pari, Tidung, dan Harapan. Sementara resor tersebar di Pulau Bidadari, Ayer, Pelangi, Sepa, Pantara, Macan, dan Putri.

Untuk ke Kepulauan Seribu, wisatawan hanya perlu menuju pelabuhan di Muara Angke, Muara Kamal, atau Dermaga Pantai Marina Ancol. Tergantung jenis kapal yang dipilih.
Banyak kegiatan menarik di Kepulauan Seribu. Misalnya Seribu Islands Reggae Festival di Pulau Pari yang digelar Maret 2019 dan Seribu Islands Indie Festival di Pulau Tidung pada 22 Juni 2019.
Kedua festival tersebut merupakan rangkaian dari total enam festival yang digelar di sejumlah pulau sepanjang 2019. Selama penyelenggaraan festival unik itu, masyarakat setempat pemilik usaha warung dan homestay pun mengaku mendapatkan pemasukan yang lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak