Hati-hati Terpapar Serat Asbes Rumah, Bisa Picu Kerusakan Paru
Jum'at, 20 November 2020 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
Gejalanya sendiri berupa sesak nafas, nafsu makan hilang, berat badan turun, batuk kering berkepanjangan, nyeri pada bahu atau dada, dan tubuh mengalami kelelahan.
"Pengobatannya dilakukan dengan tiga metode seperti, terapi khusus, perubahan gaya hidup seperti pola makan, serta tindakan operasi. Dilihat juga tergantung dari seberapa parah kondisi pasien tersebut," kata Elisna.
Selain diminta menghindari paparan debu, penderita asbestosis juga perlu menghindari kebiasaan merokok ataupun asap rokok. Hal ini akan mempercepat pemulihan fungsi paru dan pernafasan.
Selain itu, arsitek Rizky Artando menyarankan paparan asbes bisa dikurangi dengan menggunakan asbes chrysotile dengan bahan serat yang bahayanya relatif rendah terhadap kesehatan, baik dalam proses pembangunan ataupun renovasi rumah bisa diaplikasikan. Namun, genteng tetap lebih baik dibandingkan harus menggunakan asbes
"Ada banyak bahan aman non-serat rendah yang dapat menggantikan asbes seperti menggunakan bahan bangunan konvensional genteng atau yang sekarang tengah tren adalah genteng lembaran," tuturnya.
"Pengobatannya dilakukan dengan tiga metode seperti, terapi khusus, perubahan gaya hidup seperti pola makan, serta tindakan operasi. Dilihat juga tergantung dari seberapa parah kondisi pasien tersebut," kata Elisna.
Selain diminta menghindari paparan debu, penderita asbestosis juga perlu menghindari kebiasaan merokok ataupun asap rokok. Hal ini akan mempercepat pemulihan fungsi paru dan pernafasan.
Selain itu, arsitek Rizky Artando menyarankan paparan asbes bisa dikurangi dengan menggunakan asbes chrysotile dengan bahan serat yang bahayanya relatif rendah terhadap kesehatan, baik dalam proses pembangunan ataupun renovasi rumah bisa diaplikasikan. Namun, genteng tetap lebih baik dibandingkan harus menggunakan asbes
"Ada banyak bahan aman non-serat rendah yang dapat menggantikan asbes seperti menggunakan bahan bangunan konvensional genteng atau yang sekarang tengah tren adalah genteng lembaran," tuturnya.
(wan)
Lihat Juga :