Orang Tua Harus Mengerti Cara Tangani Bayi yag Lahir Prematur

Minggu, 22 November 2020 - 22:31 WIB
loading...
Orang Tua Harus Mengerti...
Dengan penanganan yang baik bayi prematur bisa memiliki kualitas hidup yang baik. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - Salah satu tantangan terberat yang diterima oleh orang tua adalah ketika harus menerima takdir memiliki bayi prematur . Kelahiran buah hati yang prematur kerap menimbulkan berbagai permasalahan yang rumit dengan lama perawatan yang sangat panjang. Apalagi bagi pasangan orang tua yang berusia muda.

Tak hanya memberikan dampak secara medis saja, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat. Diperkirakan ada 675 ribuan kasus per tahun, dan Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kelahiran prematur yang besar di dunia. ”Masyarakat baik non medis maupun medis perlu memahami seluk-beluk bayi prematur dengan baik,”ujar dr Daulika Yusna, SpA dokter spesialis anak yang bekerja di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, Minggu (22/11/2020). (Baca Juga : Sakit Gigi saat Hamil Bisa Sebabkan Keguguran dan Bayi Prematur )

Menurut dia, masyarakat perlu tahu, mengapa seorang ibu harus melahirkan bayi lebih cepat dari seharusnya. Lalu apa yang akan terjadi pada bayi, pada ibu dan keluarganya. Masalah seperti apa yang harus siap untuk dihadapi saat ini dan di kemudian hari nanti. Persiapan mental dan finansial seperti apa yang perlu dipahami. Dengan penanganan yang baik, diharapkan bayi-bayi prematur bisa memiliki kualitas hidup yang baik di masa depan. “Bayi-bayi ini memerlukan uluran tangan yang penuh pemahaman dan kasih sayang dari dunia di sekelilingnya,” tutur dokter yang pernah mengikuti pendidikan fellowship di NICU University Medical Center Groningen (Belanda) itu.

Daulika pun menuangkan pengalamannya dalam sebuah buku yang diberi Judul Arti Hadirmu, Nak : Jelajah Hidup Bersama Bayi Prematur. “Saya harap buku ini tidak hanya memberikan edukasi medis, namun juga motivasi dan inspirasi bagi seluruh orangtua,” tutur ibu dari 3 orang anak ini. (Baca Juga : Wanita Hamil dengan COVID-19 Berisiko Lebih Tinggi Lahirkan Bayi Prematur )

Memperhatikan begitu rumitnya permasalahan medis, sosial, dan kemanusiaan yang muncul dalam merawat seorang bayi prematur , membuat Daulika sadar betapa pentingnya memberikan edukasi bagi seluruh orang tua atau calon orang tua. Juga tenaga medis untuk memahami liku-liku perjalanan bayi prematur dan prinsip-prinsip penanganannya.“Alur pembahasan medis yang dituliskan dengan sangat baik dan mudah dicerna,” kata dr Agung Zentyo Wibowo, BMedSc. founder Komunitas Premature Indonesia.

Banyak hal yang tidak tampak di permukaan dan sering terabaikan. Betapa risiko kelahiran prematur ini bisa terjadi pada siapapun. Biaya yang harus dikeluarkan orang tua pun sangat tinggi. Sehingga memiliki bayi prematur perlu perjuangan panjang yang memerlukan kesabaran. ”Buku ini membuka wawasan orang tua, calon kakek, dan calon nenek,” tutur DR dr. Didi Danukusumo, SPOG-KFM, Direktur Utama RSAB Harapan Kita.
(ton)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Ayu Ting Ting Ungkap...
Ayu Ting Ting Ungkap Rencana Bekukan Sel Telur, Fokus Karier Tanpa Buru-Buru Nikah
Mantan Istri Ungkap...
Mantan Istri Ungkap Kekecewaan, Ressa Rizky Diminta Akui Anak Kandungnya
Ressa Rizky Rossano...
Ressa Rizky Rossano Enggan Tinggal Serumah Meski Denada Akui Anak Kandung
Andi Soraya Heran Denada...
Andi Soraya Heran Denada Tak Sebut Nama Bu Ratih Usai Akui Ressa Anak Kandung
Pihak Ressa Rizky Sebut...
Pihak Ressa Rizky Sebut Denada Tak Tulus Akui Dirinya Sebagai Anak
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Bareskrim Pastikan Tak...
Bareskrim Pastikan Tak Ada Unsur Penculikan di Kasus Jual Beli Bayi via Medsos
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Berita Terkini
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved