Sudah Divaksin, Masyarakat Tetap Harus Taati Protokol Kesehatan

Selasa, 12 Januari 2021 - 09:29 WIB
loading...
Sudah Divaksin, Masyarakat...
Para ahli memperingatkan bahwa saat vaksinasi dimulai, tindakan pencegahan Covid-19 berupa 3M yang dianjurkan pemerintah tidak boleh dihentikan dengan cepat. / Foto: dok. SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan secara bertahap. Mereka yang telah terdaftar pada tahap pertama, terhitung mulai 31 Desember 2020 akan menerima SMS dari Kementerian Kesehatan secara serentak. Adapun sasaran penerima SMS, adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019.

(Baca juga: Nyeri Punggung Jadi Gejala Covid-19, Benarkah? )

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan menerapkan prinsip kehati-hatian. Proses vaksinasi sendiri diharapkan dapat mulai dilaksanakan setelah dikeluarkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Namun, para ahli telah memperingatkan bahwa bahkan saat vaksinasi dimulai, tindakan pencegahan Covid-19 berupa 3M yang dianjurkan pemerintah, yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker, tidak boleh dihentikan dengan cepat. Masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan ini dan akan bertahan lebih lama.

Seperti dilansir Times Now News, Selasa (12/1), para ahli juga menyarankan bahwa meskipun orang yang divaksinasi mungkin tidak sakit parah karena virus, kemungkinan besar mereka dapat menyebarkannya, dan menyebabkan infeksi pada orang yang belum divaksinasi. Oleh karena itu, penting untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Dalam hal kebersihan tangan, satu hal yang pasti, orang menjadi lebih memperhatikan apa yang mereka sentuh, seberapa sering mereka menyentuh wajah mereka, dan seberapa bersih tangan mereka sebenarnya. Covid-19 telah mengajari orang-orang pentingnya kebersihan tangan dan harus menjadi kunci utama bagi mereka dari pandemi ini.

Tangan menjadi pembawa berbagai kuman dan penyakit, bukan hanya virus corona baru. Oleh karena itu, meskipun pandemi Covid-19 pada akhirnya berhenti, berkat vaksin, penting untuk terus mempraktikkan kebersihan tangan seperti mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol.

Sebagai salah satu upaya vaksinasi terbesar di dunia berlangsung di Inggris. Sesuai laporan Daily Mail, sebuah makalah telah disajikan kepada SAGE dan diterbitkan baru-baru ini. Para peneliti menyoroti bahwa bukti tidak langsung dari survei yang dilakukan selama pandemi saat ini serta dari kampanye vaksinasi sebelumnya menunjukkan, jika tidak ada kebijakan mitigasi, beberapa dari mereka yang telah divaksinasi akan menunjukkan penurunan dalam perilaku perlindungan pribadi.

Perilaku ini berkaitan dengan kebersihan tangan dan permukaan, penggunaan tisu dan masker, jarak fisik, dan ruang ventilasi. Kepatuhan mungkin menurun jika orang merasa kurang membutuhkan perlindungan, atau aturan dan pedoman tampak kurang penting bagi mereka karena perhatian lebih terfokus pada vaksin.

(Baca juga: Varian Baru Covid-19 Dapat Menyebabkan Hasil Tes Negatif Palsu )

Sementara makalah tersebut mengatakan bahwa konsekuensi dari kegagalan untuk mematuhi aturan tidak diketahui sekarang, tetapi hal itu dapat menyebabkan lonjakan kasus di antara orang-orang yang belum divaksinasi, meningkatkan risiko penyakit parah dan bahkan kematian.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Klinik di Taiwan Kebanjiran...
Klinik di Taiwan Kebanjiran Permintaan Vaksinasi Flu usai Barbie Hsu Meninggal
Bagaimana Cara Peroleh...
Bagaimana Cara Peroleh Vaksin HPV? Lengkap dengan Kriteria yang Bisa Mendapatkannya
Penyebab dan Cara Mencegah...
Penyebab dan Cara Mencegah Infeksi Kulit, Jaga Kebersihan Pakaian hingga Vaksinasi
Sandiaga Uno Jawab Isu...
Sandiaga Uno Jawab Isu Vaksinasi Jadi Syarat Masuk Kawasan Wisata
Vaksin Booster Covid-19...
Vaksin Booster Covid-19 Tak Harus Sama dengan yang Primer, Begini Aturan Kombinasinya
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Berita Terkini
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Perjuangan Ayu Ting...
Perjuangan Ayu Ting Ting Demi War Tiket BTS, Sampai Buka Dua HP Bareng Vicky Shu
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Infografis
Timbulkan Pembekuan...
Timbulkan Pembekuan Darah, Bagaimana yang Sudah Divaksin AstraZeneca?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved