Jangan Sampai Pasrah, Pendewasaan Bermusik Hanin Dhiya
Kamis, 04 Maret 2021 - 18:22 WIB
loading...
Album kedua yang dinanti-nanti para penggemarnya atau yang biasa disebut haninhours itu diberi tajuk Jangan Sampai Pasrah. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi muda Hanin Dhiya resmi meluncurkan album baru pada 1 Maret lalu. Album kedua yang dinanti-nanti para penggemarnya atau yang biasa disebut haninhours itu diberi tajuk Jangan Sampai Pasrah.
Baca juga: Bikin Lagu Nissa Sabyan I Love You, Netizen Minta Malaysia Klaim Aldi Taher
Berada di bawah bendera Warner Music Indonesia , album Jangan Sampai Pasrah itu dirilis dalam dua format, yakni digital dan fisik. Versi fisik, yang didistribusikan melalui salah satu restoran cepat saji, merupakan versi deluxe, di mana terdapat tambahan lagu kolaborasi Hanin dengan Sabyan yang berjudul Fatimah Az Zahra.
Album baru Hanin Dhiya ini sendiri berisi 10 lagu dengan kombinasi dari lagu-lagu yang telah dirilis sebelumnya dan beberapa lagu baru yang bakal memberikan warna berbeda buat para penggemarnya.
Secara garis besar, album Jangan Sampai Pasrah ini banyak mengandung warna pop kontemporer yang merupakan ciri khas kekuatan dari seorang Hanin. Album kedua ini juga wujud pendewasaan karakter musik Hanin dari album perdananya.
Penyanyi asal Bogor kelahiran 21 Februari 2001 itu pun berharap albumnya ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. "Semoga album ini dapat menjadi penyemangat bagi orang-orang terutama dalam situasi pandemi sekarang ini," ucap Hanin seperti dikutip dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (4/3).
Baca juga: Bikin Lagu Nissa Sabyan I Love You, Netizen Minta Malaysia Klaim Aldi Taher
Berada di bawah bendera Warner Music Indonesia , album Jangan Sampai Pasrah itu dirilis dalam dua format, yakni digital dan fisik. Versi fisik, yang didistribusikan melalui salah satu restoran cepat saji, merupakan versi deluxe, di mana terdapat tambahan lagu kolaborasi Hanin dengan Sabyan yang berjudul Fatimah Az Zahra.
Album baru Hanin Dhiya ini sendiri berisi 10 lagu dengan kombinasi dari lagu-lagu yang telah dirilis sebelumnya dan beberapa lagu baru yang bakal memberikan warna berbeda buat para penggemarnya.
Secara garis besar, album Jangan Sampai Pasrah ini banyak mengandung warna pop kontemporer yang merupakan ciri khas kekuatan dari seorang Hanin. Album kedua ini juga wujud pendewasaan karakter musik Hanin dari album perdananya.
Penyanyi asal Bogor kelahiran 21 Februari 2001 itu pun berharap albumnya ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. "Semoga album ini dapat menjadi penyemangat bagi orang-orang terutama dalam situasi pandemi sekarang ini," ucap Hanin seperti dikutip dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (4/3).
Lihat Juga :