Tumbuh Besar dengan Mengaji Sambil Bermusik, Ustadz Tengku Zulkarnain Akhirnya Fokus ke Agama

loading...
Tumbuh Besar dengan Mengaji Sambil Bermusik, Ustadz Tengku Zulkarnain Akhirnya Fokus ke Agama
Sang ayah lebih condong mengharapkan Ustaz Tengku Zulkarnain piawai bermusik, sementara sang ibunda ingin dia fokus dalam keagamaan. / Foto: Instagram @tengkuzulkarnain.id
JAKARTA - Kabar meninggalnya Ustadz Tengku Zulkarnain pada 10 Mei 2021 membawa duka bagi masyarakat. Berbagai ucapan belasungkawa dari netizen memenuhi linimasa media sosial.

Baca juga: Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia, Ini Profilnya

Sosoknya sebagai dai begitu dicintai publik. Tetapi, Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini ternyata punya kisah hidup yang unik karena lebih dulu dikenal sebagai musisi.

Menurut Tengku Zulkarnain, kedua orangtuanya memiliki keinginan berbeda dalam mendidiknya di masa kecil. Sang ayah lebih condong mengharapkannya piawai bermusik, sementara sang ibunda ingin dia fokus dalam keagamaan.



"Kelas 4 SD diberikan gitar oleh bapak saya. Jadi saya udah main musik dari kecil dan diajar langsung oleh bapak saya gitar klasik," ujar Tengku Zulkarnain, dikutip dari channel YouTube Fadli Zon, Selasa (11/5/2021).

"Ibu saya enggak mau saya lari dari agama, karena di keluarga ibu saya, dia satu-satunya yang islam sendiri," lanjutnya.

Tengku Zulkarnain pun tumbuh besar dengan mengaji sambil bermusik. Titik awalnya masuk ke dunia tarik suara dimulai ketika dia mengikuti pemilihan Bintang Radio di RRI pada 1980.

"Saya udah nyanyi di TV, udah dikontrak RRI," ujar pria berdarah Melayu Deli dan Riau itu.

Hingga akhirnya, Tengku Zulkarnain berhenti bermusik total. Ia mulai fokus ke bidang agama untuk mengejar ketertinggalannya dari orang lain yang menempuh pendidikan di pesantren.

"Waktu itu saya jadi penerjemah jamaah tabligh, jalan kaki dari Pakistan setahun. Penerjemah dari masjid ke masjid. Saat itu saya putuskan berhenti main musik dan fokus ke agama," kata Tengku.



Baca juga: Khatam Al-Quran Tetap Jadi Target Ikbal Fauzi di Pengujung Ramadhan

Karena proses yang dilaluinya itu, Tengku Zulkarnain pun dikenal sebagai seorang dai sejak tahun 1988. "Saya tidak lagi diingat orang sebagai pemusik dan penyanyi," imbuhnya.
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top