Bella Hadid Melunak Terkait Konflik Israel-Palestina, Gara-gara Kontrak Rumah Mode Diancam Putus?

Kamis, 20 Mei 2021 - 19:11 WIB
loading...
Bella Hadid Melunak Terkait Konflik Israel-Palestina, Gara-gara Kontrak Rumah Mode Diancam Putus?
Bella Hadid (tengah) dalam aksi demo mendukung Palestina. Foto/Instagram Muhammad Hadid
A A A
JAKARTA - Ramainya isu kemanusiaan terkait serangan yang terjadi di Palestina menyorot pula nama supermodel Bella Hadid.

Bella yang memiliki darah Palestina dari sang Ayah, Muhammad Hadid, diketahui telah turun ke jalan di Kota New York untuk berdemo, menyuarakan dukungannya terhadap Palestina.

Baca Juga: Demi Lovato Nyatakan Dirinya Non-Biner, Bukan Laki-Laki ataupun Perempuan

Namun kini, mengutip Images Dawn, Kamis (20/5), dari unggahan terbaru Insta Story di akun Instagram dan Twitter pribadinya (yang sekarang sudah dihapus), sang supermodel yang sebelumnya secara aktif mendukung Palestina, saat ini disebutkan lebih mengarah ke posisi netral.

Peace, co-existence and equality,” tulis Bella, lengkap dengan menyertakan emoji bendera Israel dan Palestina.

Unggahan teranyar adik kandung Gigi Hadid tersebut dinilai tidak selaras dengan sikap tegasnya yang sebelumnya mendukung Palestina. Hal ini membuat sebagian netizen berspekulasi tindakan Bella tersebut ada hubungannya dengan kontrak dia sebagai model rumah mode mewah dunia, Dior.

“Bella Hadid mengambil risiko kehilangan kontrak bernilai jutaan dollar,” bunyi cuitan salah satu netizen dengan akun @Badg**hanx.

Bella memang diketahui telah lama menjadi wajah atau model untuk Dior. Parasnya muncul di beberapa kampanye dan menjadi salah satu brand ambassador Dior yang paling dikenal.

Tak heran, disebutkan lebih lanjut, paska dukungannya untuk Palestina menjadi headline pemberitaan berbagai media dan viral di media sosial, akun Instagram resmi Dior dibanjiri seruan pemboikotan oleh para netizen. Diyakini, tekanan inilah yang sekarang sedang dirasakan Bella.

“Tidak akan membeli produk Dior lagi,” kata akun Bar_dao**.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1132 seconds (10.55#12.26)