Tarif Turun Jadi Rp495 Ribu, Segini Harga Alat Tes PCR Sebenarnya
Selasa, 17 Agustus 2021 - 05:25 WIB
loading...
A
A
A
Di kesempatan yang sama, Abdul Kadir juga memaparkan alasan mengapa harga tes PCR baru dapat ditekan sekarang. Menurutnya, ini karena adanya penurunan dari harga reagen dan bahan habis pakai.
"Jadi, pada tahap awal, memang harga reagen yang kita beli itu kebanyakan harganya masih tinggi sehingga kita tetap mengacu pada harga tersebut,” papar Abdul Kadir.
Tidak hanya menyesuaikan harga reagennya saja, Abdul Kadir mengungkapkan, bahwa barang medis habis pakai seperti masker, APD , dan sebagainya juga ikut serta.
Baca Juga : Cegah Klaster Keluarga Saat Isolasi Mandiri, Pemerintah Lakukan Isolasi Terpusat
“Sekarang ini, itu sudah terjadi penurunan harga. Berdasarkan penurunan harga itu, kita lakukan perhitungan ulang maka didapatkan lah harga yang paling tinggi sekarang ini yaitu Rp495 ribu (untuk Jawa-Bali),” tutup Abdul Kadir.
"Jadi, pada tahap awal, memang harga reagen yang kita beli itu kebanyakan harganya masih tinggi sehingga kita tetap mengacu pada harga tersebut,” papar Abdul Kadir.
Tidak hanya menyesuaikan harga reagennya saja, Abdul Kadir mengungkapkan, bahwa barang medis habis pakai seperti masker, APD , dan sebagainya juga ikut serta.
Baca Juga : Cegah Klaster Keluarga Saat Isolasi Mandiri, Pemerintah Lakukan Isolasi Terpusat
“Sekarang ini, itu sudah terjadi penurunan harga. Berdasarkan penurunan harga itu, kita lakukan perhitungan ulang maka didapatkan lah harga yang paling tinggi sekarang ini yaitu Rp495 ribu (untuk Jawa-Bali),” tutup Abdul Kadir.
(dra)
Lihat Juga :