Kedatangan Berbagai Macam Vaksin Diharapkan Bisa Akselerasi Program Vaksinasi
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 02:01 WIB
loading...
A
A
A
Selain vaksin Pfizer, Indonesia juga akan menerima vaksin jadi AstraZeneca melalui skema bilateral. Karena itu dengan kedatangan lagi vaksin-vaksin ini, maka kebutuhan vaksin untuk program vaksinasi nasional dapat tercukupi.
"Diharapkan dengan datangnya vaksin-vaksin ini dapat mengakselerasi program vaksinasi nasional. Sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh vaksin dan terlindungi dari Covid-19 untuk mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman Covid-19," harap Prof Wiku.
Sementara itu, pandemi Covid-19 diprediksi para pengamat akan menjadi endemi pada 2022. Menanggapi hal ini, Prof Wiku menjelaskan bahwa endemi digambarkan sebagai situasi kasus pandemi dapat terkendali, namun bukan berarti virus penyebab pandemi hilang sepenuhnya.
Baca juga: Penting Hindari Asupan Tinggi Gula dan Garam Saat Pemulihan Covid-19
"Hal-hal yang dapat mengindikasikan bahwa pandemi telah bertransisi menjadi endemi ialah jika kekebalan masyarakat meningkat terhadap virus seiring akselerasi vaksinasi maupun infeksi alamiah, sehingga angka perawatan dan kematian pun menurun," terangnya.
"Diharapkan dengan datangnya vaksin-vaksin ini dapat mengakselerasi program vaksinasi nasional. Sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh vaksin dan terlindungi dari Covid-19 untuk mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman Covid-19," harap Prof Wiku.
Sementara itu, pandemi Covid-19 diprediksi para pengamat akan menjadi endemi pada 2022. Menanggapi hal ini, Prof Wiku menjelaskan bahwa endemi digambarkan sebagai situasi kasus pandemi dapat terkendali, namun bukan berarti virus penyebab pandemi hilang sepenuhnya.
Baca juga: Penting Hindari Asupan Tinggi Gula dan Garam Saat Pemulihan Covid-19
"Hal-hal yang dapat mengindikasikan bahwa pandemi telah bertransisi menjadi endemi ialah jika kekebalan masyarakat meningkat terhadap virus seiring akselerasi vaksinasi maupun infeksi alamiah, sehingga angka perawatan dan kematian pun menurun," terangnya.
(nug)
Lihat Juga :