Orang yang Tak Divaksin Berpotensi Sebarkan Varian Covid-19 Super
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 11:56 WIB
loading...
Orang yang Tak Divaksin Berpotensi Sebarkan Varian Covid-19 Super. Foto/Anadolu Agency.
A
A
A
JAKARTA - Orang yang tidak divaksin berpotensi menyebarkan varian Covid-19 super. Varian ini dilaporkan lebih buruk dan dapat muncul serta menginfeksi manusia pada tahun depan.
Sebagaimana diketahui, penular super atau dikenal dengan istilah super spreader adalah julukan bagi orang yang terinfeksi Covid-19 yang menyebarkan penyakit ke orang lain dengan jumlah di atas rata-rata. Kondisi inilah yang membuat kasus positif Covid-19 melonjak tinggi.
Dilansir dari News ABP Live, Jumat (27/8), super spreader kebanyakan akan memulai rantai penularan baru dan menciptakan transmisi komunitas (klaster) untuk memulai fase berikutnya. Alhasil super spreader ini sangat berbahaya dan merugikan masyarakat.
Secara rata-rata, Covid-19 dapat menyebar ke antara dua hingga 2,5 orang. Ahli Imunologi di Zurich, Profesor Sai Reddy, memberikan peringatan keras mengenai varian superini. Menurutnya campuran strain yang sudah ada saat ini dapat mengakibatkan epidemi baru dan lebih berbahaya.
Baca Juga: Gejala Covid-19 Mirip DBD dan Malaria, Ini Bedanya
"Covid-19 bisa lebih buruk dari apa yang kita lihat sekarang. Akibatnya, lebih dari satu kali vaksinasi akan diperlukan dalam beberapa tahun ke depan karena dunia akan terus melawan ancaman yang berkembang. Bahkan mungkin sampai akhir hidup manusia," terang Profesor Sai.
Sebagaimana diketahui, penular super atau dikenal dengan istilah super spreader adalah julukan bagi orang yang terinfeksi Covid-19 yang menyebarkan penyakit ke orang lain dengan jumlah di atas rata-rata. Kondisi inilah yang membuat kasus positif Covid-19 melonjak tinggi.
Dilansir dari News ABP Live, Jumat (27/8), super spreader kebanyakan akan memulai rantai penularan baru dan menciptakan transmisi komunitas (klaster) untuk memulai fase berikutnya. Alhasil super spreader ini sangat berbahaya dan merugikan masyarakat.
Secara rata-rata, Covid-19 dapat menyebar ke antara dua hingga 2,5 orang. Ahli Imunologi di Zurich, Profesor Sai Reddy, memberikan peringatan keras mengenai varian superini. Menurutnya campuran strain yang sudah ada saat ini dapat mengakibatkan epidemi baru dan lebih berbahaya.
Baca Juga: Gejala Covid-19 Mirip DBD dan Malaria, Ini Bedanya
"Covid-19 bisa lebih buruk dari apa yang kita lihat sekarang. Akibatnya, lebih dari satu kali vaksinasi akan diperlukan dalam beberapa tahun ke depan karena dunia akan terus melawan ancaman yang berkembang. Bahkan mungkin sampai akhir hidup manusia," terang Profesor Sai.
Lihat Juga :