Cegah Demensia dengan Konsumsi Makanan yang Bagus untuk Otak

Kamis, 16 September 2021 - 13:06 WIB
loading...
Cegah Demensia dengan Konsumsi Makanan yang Bagus untuk Otak
Cegah Demensia dengan Konsumsi Makanan yang Bagus untuk Otak. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Mencegah demensia atau hilang ingatan saat lanjut usia sangat penting diperhatikan, khususnya dalam hal pola hidup sehat. Perbanyak mengkonsumsi sayuran ternyata efektif mencegah, bahkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir.

Melansir Timesnow, demensia adalah istilah umum yang digunakan untuk mendefinisikan keadaan kehilangan ingatan, kemampuan untuk berpikir, berbicara, atau memecahkan masalah secara efisien, yang dalam jangka panjang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Salah satu penyebab demensia yang paling umum adalah Alzheimer . Meskipun keadaan yang berkembang pada tahap selanjutnya dalam hidup, demensia berkembang dari waktu ke waktu karena kerusakan sel saraf di otak karena beberapa faktor, di antaranya usia, merokok, cedera otak, stroke, depresi, infeksi otak, diabetes, kurang olahraga dan jantung.

Namun, salah satu penyebab terpenting adalah kekurangan nutrisi, mengikuti pola makan yang tidak sehat dan tidak seimbang dapat memperparah risiko demensia.

Baca Juga: Pentingnya Pendampingan Bagi Penyandang Demensia Alzheimer di Masa Pandemi

Bisakah makanan menurunkan risiko demensia?

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, ditunjukkan bahwa orang yang memasukkan setidaknya satu porsi sayuran berdaun hijau dalam makanan mereka memiliki kesehatan otak yang lebih baik daripada mereka yang menghindari kelompok makanan ini.

Otak mereka dianggap 11 tahun lebih muda dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi sayuran tersebut secara teratur.

Diterbitkan dalam jurnal Neurology, penelitian ini membuktikan bahwa sayuran berdaun hijau seperti kangkung, bayam, sawi, dan kubis menjaga memori dan kemampuan berpikir seiring bertambahnya usia.

Juga diamati bahwa orang yang mengonsumsi sayuran ini sekali sehari mengalami penurunan kognitif yang lebih lambat dibandingkan dengan orang lain.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2240 seconds (10.55#12.26)