Cuci Tangan Pakai Sabun Bisa Tekan Kasus Diare hingga 30 Persen

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 05:20 WIB
Cuci Tangan Pakai Sabun Bisa Tekan Kasus Diare hingga 30 Persen
Cuci Tangan Pakai Sabun Bisa Tekan Kasus Diare hingga 30 Persen. Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, mengajarkan umat manusia betapa penting dan manjurnya kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air.

Tidak hanya dapat mencegah penularan Covid-19, cuci tangan pakai sabun (CTPS) juga jadi salah satu cara efektif mencegah penularan penyakit lainnya akibat virus atau bakteri. Dikatakan Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Vensya Sitohang, kebiasaan cuci tangan pakai sabun harus dilakukan semua orang sebagai bentuk upaya pencegahan wabah di masa mendatang.

“Untuk menghentikan penularan Covid-19 dan mencegah wabah di masa depan, semua orang di manapun harus melakukan praktik CTPS,” kata Vensya.

Selain sebagai cara termudah pencegahan penularan Covid-19, cuci tangan pakai sabun juga mencegah penyakit-penyakit lainnya. Salah satunya, penyakit diare dan infeksi pernapasan (ISPA), dua penyakit penyebab utama kematian anak balita di Indonesia.



Baca Juga: Obat Diare yang Dijual di Apotek Miliki Beragam Fungsi, Ini Rekomendasinya

Mengutip siaran media Kementerian Kesehatan RI, Jumat (15/10/2021), disebutkan bahwa ternyata mencuci tangan dengan sabun (CTPS) bisa menurunkan penyakit diare hingga 30 persen dan ISPA hingga 20 persen.

Perilaku cuci tangan pakai sabun harus dilakukan dengan benar, yakni dengan intensitas teratur, tekni mencuci tangan yang tepat, dan akses terhadap fasilitas CTPS. Sayangnya, tak semua rumah di Indonesia memiliki fasilitas cuci tangan yang baik. Padahal, pada dasarnya punya akses terkait sanitasi dan kebersihan adalah hak asasi semua orang.

“Akses terhadap air sanitasi dan kebersihan adalah hak asasi manusia. Setiap orang harus memiliki akses air minum yang aman dan toilet bersih, serta fasilitas kebersihan yang aman,” tambahnya.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 mencatat, faktanya di Indonesia 1 dari 4 orang tidak punya fasilitas cuci tangan di rumahnya sendiri. Jumlah ini setara dengan 25 persen dari populasi atau sekitar 64 juta orang Indonesia tidak memiliki akses cuci tangan.

Selain fasilitas CTPS di rumah, ada juga beberapa tempat yang harus ada fasilitas cuci tangan yang layak adalah sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan tempat-tempat umum seperti mal, pasar tradisional, dan taman.
(hri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1793 seconds (10.101#12.26)