4 Faktor Risiko Penyebab Kolesterol Tinggi, Tak Melulu dari Makanan

Minggu, 17 Oktober 2021 - 05:15 WIB
4 Faktor Risiko Penyebab Kolesterol Tinggi, Tak Melulu dari Makanan
Beberapa faktor bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi. Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk sel sehat. Foto/Express.
A A A
JAKARTA - Beberapa faktor bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi . Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membangun sel-sel yang sehat, tetapi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung .

Kolesterol tinggi dapat mengembangkan timbunan lemak di pembuluh darah. Akhirnya, endapan ini tumbuh, sehingga sulit bagi darah untuk mengalir melalui arteri. Terkadang, endapan tersebut dapat pecah secara tiba-tiba dan membentuk gumpalan yang menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Kolesterol tinggi dapat diturunkan, tetapi seringkali merupakan akibat dari pilihan gaya hidup yang tidak sehat, yang membuatnya dapat dicegah dan diobati. Diet sehat, olahraga teratur, dan terkadang obat-obatan dapat membantu mengurangi kolesterol tinggi.

Adapun faktor risiko yang menyebabkan kolesterol tinggi berikut ulasannya seperti dilansir dari Express, Minggu (17/10/2021).



Baca Juga: Gejala Kolesterol Tinggi di Rambut, Termasuk di Bulu Kaki

1. Makan Terlalu Banyak Lemak Jenuh

Anda perlu mengurangi konsumsi lemak jenuh untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi. Ini termasuk daging olahan dan berlemak seperti sosis, ham, burger, dan bacon. Anda juga harus mengurangi produk susu penuh lemak seperti keju cheddar, susu murni, krim, es krim, mentega, ghee, lemak, minyak kelapa sawit dan minyak kelapa.

2. Kurang Olahraga

Olahraga membantu mengurangi kolesterol tinggi dan dapat mengurangi risiko penyakit jantung serta peredaran darah. Olahraga juga dapat membantu mengontrol berat badan, mengurangi tekanan darah dan kolesterol, serta meningkatkan kesehatan mental.

Temukan olahraga yang Anda sukai dan coba lakukan setidaknya dua setengah jam setiap minggu.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2062 seconds (10.101#12.26)