KBS Pecat sang Aktor, Artikel Skandal Kim Seon Ho Terpampang di Baliho Coex Seoul

Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:30 WIB
KBS Pecat sang Aktor, Artikel Skandal Kim Seon Ho Terpampang di Baliho Coex Seoul
KBS Pecat sang Aktor, Artikel Skandal Kim Seon Ho Terpampang di Baliho Coex Seoul. Foto/Soompi
A A A
JAKARTA - Kim Seon Ho sedang dilanda skandal yang mengguncang namanya. Di tengah popularitasnya dalam membintangi Hometown Cha Cha Cha, Kim Seon Ho harus menanggung pemberitaan miring terkait dirinya yang dikabarkan memaksa seorang wanita inisial 'A' untuk melakukan aborsi.

Pihak Kim Seon Ho sama sekali tidak menepis kabar miring ini. Skandal tersebut sudah terkonfirmasi benar adanya dan Kim Seon Ho sudah secara resmi mengeluarkan permintaan maaf atas perbuatannya.

Namun nampaknya kabar ini belum juga reda. Media berita masih terus memberitakan soal skandal Kim Seon Ho tersebut. Bahkan ada seorang netizen twitter yang mengunggah foto baliho di Coex, Seoul terkait Kim Seon Ho pada 20 Oktober

Baliho tersebut berisikan artikel tentang skandal Kim Seon Ho dengan headline 'Kim Seon-ho dicurigai sebagai aktor yang mempromosikan aborsi'.



Baca Juga: Beredar Foto Diduga Mantan Pacar Kim Seon Ho, Intip Potretnya!

KBS Pecat sang Aktor, Artikel Skandal Kim Seon Ho Terpampang di Baliho Coex Seoul


Foto tersebut diambil saat seorang netizen datang ke Coex dan tidak sengaja melihat ke arah baliho.

“Saya datang ke COEX untuk melihat papan reklame, tetapi yang saya lihat adalah aborsi yang dilakukan Jong-yong (Kim Seon-ho) di tengah kota Seoul.” kata netizen tersebut.

Sementara itu, Korean Broadcasting System ( KBS ) telah mengumumkan bahwa Kim Seon Ho resmi mundur dari semua proyek yang dibintanginya, termasuk 2 Days 1 Night dan tiga film lain.

“Kami telah memutuskan untuk memecat Kim Seon Ho, setelah dia terlibat skandal. Demi kenyamanan penonton, semua bagian dalam episode mendatang akan kami sunting sedemikian rupa,” ujar KBS seperti dikutip dari Soompi, Kamis (21/10/2021).
(hri)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2230 seconds (10.101#12.26)