7 Skenario Pemerintah untuk Cegah Lonjakan Kasus Omicron

Selasa, 28 Desember 2021 - 05:15 WIB
loading...
7 Skenario Pemerintah...
Untuk menghadapi lonjakan kasus Omicron di Indonesia, pemerintah telah menyiapkan skenario pencegahan. Foto Ilustrasi/Reuters
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehata n (Kemenkes) telah mengonfirmasi 46 kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron di Indonesia. Tentu kondisi ini harus menjadi alarm bagi semua masyarakat, bahwa varian Omicron berpotensi menyebabkan lonjakan kasus.

Untuk menghadapi hal tersebut, pemerintah pun berupaya dengan menyiapkan skenario pencegahan. Skenario ini dibuat dengan harapan Indonesia akan siap apabila menghadapi kemungkinan lonjakan kasus.

Baca Juga: Varian Omicron Muncul Akibat Komplikasi Vaksin dan Pengobatan Covid-19, Begini Faktanya

Merangkum laman Instagram resmi Satuan tugas Bidang Perubahan Perilaku @satgasperilaku, Senin (27/12/2021), terdapat tujuh skenario yang telah disiapkan pemerintah, yaitu:

1. Tetap menggunakan PPKM level.

2. Gunakan batas ambang 10 kasus/juta penduduk/hari=2.700 kasus per hari di Indonesia.

3. Pembatasan diketatkan ketika kasus lebih dari 500 dan 1.000 kasus per hari.

4. Pengetatan dilakukan saat tingkat rawat inap dan kematian nasional atau provinsi dekati level 2. (Rawat inap: 5-<10 kasus/100.000 penduduk/minggu. Kematian: 1-<2 kasus/100.000 penduduk/minggu.

5. Pemantauan mobilitas masyarakat di tempat wisata saat Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Kasus Omicron Terus Bertambah Jadi 46 Orang, Menkes Budi: Jangan ke Luar Negeri

6. Percepatan peningkatan cakupan vaksinasi terutama di daerah yang capaian dosis pertamanya masih di bawah 50 persen.

7. Mempertimbangkan peningkatan masa karantina menjadi 14 hari jika penyebaran Omicron meluas.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes dan Jerman...
Kemenkes dan Jerman Luncurkan ACTIVE 2.0 untuk Penanganan Kanker Serviks di Indonesia
Kemenkes Sebut Covid-19...
Kemenkes Sebut Covid-19 Varian JN.1 Tidak Ganas
Update Kasus Aktif Covid-19...
Update Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia, Tembus 2 Ribuan
Ini Penyebab Kasus Covid-19...
Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Salah Satunya Mutasi Virus
Kasus Covid-19 di Jakarta...
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah Jadi 365, 44 Dirawat Rumah Sakit
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Kemenkes Minta Masyarakat Segera Vaksinasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved