Orang yang Ogah Divaksin Cikal Bakal Varian Baru

Sabtu, 26 Februari 2022 - 13:02 WIB
loading...
Orang yang Ogah Divaksin...
Program vaksinasi Covid-19 sejauh ini masih belum merata di seluruh provinsi di Indonesia. / Foto: ilustrasi/
A A A
JAKARTA - Program vaksinasi Covid-19 sejauh ini masih belum merata di seluruh provinsi di Indonesia. Demikian sebagaimana disampaikan Kepala Seksi Surveilans Epidemiolog dan Imunisasi Dinkes Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama.

Menurutnya, masih banyak masyarakat menolak vaksin, padahal berpotensi jadi cikal bakal berkembangnya varian baru .

Dia mengutarakan jika Jakarta tingkat vaksinasinya tertinggi dengan hampir rata-rata capai 90 persen. Dengan testing Covid-19 yang juga tinggi, untuk menangani lebih cepat agar lekas pulih jika terinfeksi virus.

Baca juga: Ini 2 Strategi untuk Atasi Cakupan Vaksinasi Lansia yang Masih Rendah

"Masih ada orang yang menolak divaksin mereka cikalbakal dari mutasi virus varian baru," ujar dr. Ngabila dalam webinar 'Bagaimana Menangani Pandemi di Hunian Vertikal', Sabtu (26/2/2022).

Dokter Ngabila mengimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi untuk mencegah dan menjaga diri dari risiko berat terinfeksi Covid-19.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menghalalkan vaksin, dan ibarat perang untuk melindungi diri.

Sebenarnya sudah tidak ada alasan bagi masyarakat untuk menolak vaksinasi. Dia menyesalkan apabila vaksinasi dianggap menjadi hak individu, sebab vaksin merupakan hak masyarakat untuk melindungi diri dari Covid-19.

"Sudah mendapatkan label halal dari MUI dan terbilang mubah karena seperti di medan perang melawan yang tak terlihat dan itu kita gunakan untuk melindungi diri," bebernya.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan mengatakan, jumlah kematian pada kelompok yang memiliki komorbid belum mendapatkan vaksinasi lengkap sebanyak 739 kematian, dibandingkan dengan telah mendapatkan booster hanya terdapat 20 kematian (dikutip 25 Februari dalam Sehat Negeriku).

Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, selama Februari ini, kecepatan suntikan harian berada pada kisaran 1-1,4 juta dosis per hari.

Hingga 24 Februari 2022 telah melaksanakan 190.451.523 vaksin dosis 1, 143.032.523 vaksin dosis 2, serta 9.460.523 vaksin booster. Lebih dari 50% dari total populasi 270 juta penduduk indonesia telah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Baca juga: Vaksinasi Terbukti Berperan Besar dalam Menekan Angka Kematian Covid-19

"Melihat laju vaksinasi saat ini, pemerintah menargetkan akan memenuhi vaksinasi lengkap pada 70% populasi masyarakat Indonesia pada Juni 2022. Kita berharap vaksinasi bisa berkontribusi besar untuk mencegah pasien bergejala berat hingga berisiko kematian akibat infeksi Covid-19," jelas dr. Siti Nadia.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Klinik di Taiwan Kebanjiran...
Klinik di Taiwan Kebanjiran Permintaan Vaksinasi Flu usai Barbie Hsu Meninggal
Bagaimana Cara Peroleh...
Bagaimana Cara Peroleh Vaksin HPV? Lengkap dengan Kriteria yang Bisa Mendapatkannya
Penyebab dan Cara Mencegah...
Penyebab dan Cara Mencegah Infeksi Kulit, Jaga Kebersihan Pakaian hingga Vaksinasi
Sandiaga Uno Jawab Isu...
Sandiaga Uno Jawab Isu Vaksinasi Jadi Syarat Masuk Kawasan Wisata
Vaksin Covid-19 Berbayar...
Vaksin Covid-19 Berbayar Ratusan Ribu Tahun Depan, Menkes Imbau Vaksinasi Sekarang Mumpung Gratis
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Berita Terkini
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved