Covid-19 Belum Melandai, GPM Buka Penggalangan Dana
Sabtu, 27 Juni 2020 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
"Belum lagi jika ditemukan pedagang yang terpapar Covid, seluruh pasar akan ditutup oleh pemerintah. Ini tentu saja merugikan pedagang dan konsumen," tandas Sigit, yang juga Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).
Dalam aksinya, GPM menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), yang beranggotakan 9.200 pasar tradisional di seluruh Indonesia. Program ini juga didukung penuh oleh Rumah Zakat, Yayasan Summarecon Peduli, GEMAS, dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP). Selain itu, terdapat juga organisasi-organisasi lainnya, serta sejumlah tokoh nasional.
(Baca juga: Pakai Kondom, Kualitas Bercinta Tidak Akan Berkurang )
Bukan hanya melakukan sosialisasi pentingnya memakai masker, Gerakan Pakai Masker juga membagikan masker kepada masyarakat. "GPM merupakan gerakan yang inklusif, karena kami membuka peluang partisipasi masyarakat, perusahaan, oraganisasi, komunitas bahkan individu untuk bersama-sama mendorong kesadaran semua pihak agar memiliki kesadaran akan pentingnya disiplin mengenakan masker dalam melakukan aktivis di ruang publik," terang Sigit.
GPM pun membuka peluang donasi dan penggalangan dana bekerjasama dengan platform crowdfunding BenihBaik.com, Peduli Sehat, dan aplikasi Semua Peduli. "Bagi semua pihak yang ingin mendukung dengan berdonasi, dapat melalui ketiga aplikasi tersebut. Dana yang terkumpul akan digunakaan untuk pengadaan masker dan alat pelindung diri (APD) lainnya," kata Sigit.
Dalam aksinya, GPM menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), yang beranggotakan 9.200 pasar tradisional di seluruh Indonesia. Program ini juga didukung penuh oleh Rumah Zakat, Yayasan Summarecon Peduli, GEMAS, dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP). Selain itu, terdapat juga organisasi-organisasi lainnya, serta sejumlah tokoh nasional.
(Baca juga: Pakai Kondom, Kualitas Bercinta Tidak Akan Berkurang )
Bukan hanya melakukan sosialisasi pentingnya memakai masker, Gerakan Pakai Masker juga membagikan masker kepada masyarakat. "GPM merupakan gerakan yang inklusif, karena kami membuka peluang partisipasi masyarakat, perusahaan, oraganisasi, komunitas bahkan individu untuk bersama-sama mendorong kesadaran semua pihak agar memiliki kesadaran akan pentingnya disiplin mengenakan masker dalam melakukan aktivis di ruang publik," terang Sigit.
GPM pun membuka peluang donasi dan penggalangan dana bekerjasama dengan platform crowdfunding BenihBaik.com, Peduli Sehat, dan aplikasi Semua Peduli. "Bagi semua pihak yang ingin mendukung dengan berdonasi, dapat melalui ketiga aplikasi tersebut. Dana yang terkumpul akan digunakaan untuk pengadaan masker dan alat pelindung diri (APD) lainnya," kata Sigit.
(nug)
Lihat Juga :