Tragedi Kanjuruhan, Kenali Dampak dan Risiko Panic Crowds
Minggu, 02 Oktober 2022 - 21:55 WIB
loading...
Tragedi kerusuhan yang melibatkan suporter aparat keamanan saat laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu malam, (1/10/2022), berujung tragis. Foto/Dok.MPI
A
A
A
JAKARTA - Tragedi kerusuhan yang melibatkan suporter dengan aparat keamanan laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang , Jawa Timnur, pada Sabtu malam, (1/10/2022), berujung tragis.
Insiden yang menewaskan 125 orang itu disebut-sebut terjadi karena adanya kepanikan dari para suporter yang hadir hingga akhirnya tewas karena terinjak-injak hingga kehabisan nafas.
Meskipun sangat disesalkan, kepanikan yang terjadi saat itu sangat mungkin terjadi pada momen-momen besar seperti pada persaingan sengit di pertandingan bola.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Hary Tanoesoedibjo Berduka
Dalam dunia kesehatan, kepanikan yang terjadi saat kericuhan dalam sebuah kerumunan dikenal dengan istilah panic crowds.
Panic crowds merupakan kerumunan yang sifatnya tegang, dimana setiap orang ingin menyelamatkan diri dari suatu bahaya yang datang mengancam secara tiba-tiba.
Insiden yang menewaskan 125 orang itu disebut-sebut terjadi karena adanya kepanikan dari para suporter yang hadir hingga akhirnya tewas karena terinjak-injak hingga kehabisan nafas.
Meskipun sangat disesalkan, kepanikan yang terjadi saat itu sangat mungkin terjadi pada momen-momen besar seperti pada persaingan sengit di pertandingan bola.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Hary Tanoesoedibjo Berduka
Dalam dunia kesehatan, kepanikan yang terjadi saat kericuhan dalam sebuah kerumunan dikenal dengan istilah panic crowds.
Panic crowds merupakan kerumunan yang sifatnya tegang, dimana setiap orang ingin menyelamatkan diri dari suatu bahaya yang datang mengancam secara tiba-tiba.
Lihat Juga :