Pentingnya Mengetahui Efek Puasa Intermiten, Bisa Merusak Suasana Hati
Selasa, 14 Juli 2020 - 16:03 WIB
2. Merasa lebih cemas
Semakin banyak kortisol dalam tubuh, semakin besar kemungkinan Anda akan merasa stres. Asupan makanan yang dibatasi dapat meningkatkan hormon stres kortisol, yang dapat membuat seseorang cemas dan stres. (Baca juga: Ingin Jantung Anda Sehat? Hindari Beberapa Makanan Ini ).
Selain itu, kadar kortisol yang tinggi dalam tubuh juga terkait dengan penyimpanan lemak dalam tubuh, yang mengalahkan tujuan mengikuti diet.
3. Merasa lelah
Sebuah penelitian menemukan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan kualitas tidur, sementara penelitian lain mengklaim hal itu dapat menyebabkan masalah dengan tidur.
Puasa dapat mengurangi jumlah tidur REM (tidur nyenyak di mana tubuh pulih). Ini terjadi karena kenaikan kortisol dan insulin saat puasa, kata sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Nature and Science of Sleep.
Semakin banyak kortisol dalam tubuh, semakin besar kemungkinan Anda akan merasa stres. Asupan makanan yang dibatasi dapat meningkatkan hormon stres kortisol, yang dapat membuat seseorang cemas dan stres. (Baca juga: Ingin Jantung Anda Sehat? Hindari Beberapa Makanan Ini ).
Selain itu, kadar kortisol yang tinggi dalam tubuh juga terkait dengan penyimpanan lemak dalam tubuh, yang mengalahkan tujuan mengikuti diet.
3. Merasa lelah
Sebuah penelitian menemukan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan kualitas tidur, sementara penelitian lain mengklaim hal itu dapat menyebabkan masalah dengan tidur.
Puasa dapat mengurangi jumlah tidur REM (tidur nyenyak di mana tubuh pulih). Ini terjadi karena kenaikan kortisol dan insulin saat puasa, kata sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Nature and Science of Sleep.
Lihat Juga :