10 Kebiasaan yang Bisa Sabotase Kesehatan Anda
Selasa, 26 Januari 2021 - 20:55 WIB
Menonton TV terlalu lama berbahaya bagi otak. Penelitian tahun 2016 yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry menemukan, paparan TV yang tinggi dengan rendahnya aktivitas di masa dewasa muda, dihubungkan dengan kehidupan paruh baya yang buruk. Orang yang menonton TV lebih dari tiga jam per hari selama 25 tahun, memiliki tes kognitif yang buruk dibandingkan dengan orang yang kurang menonton TV. Alihkan kebiasaan ini dengan aktivitas fisik yang lebih bermakna.
8. Makan Walau Tidak Lapar
Makan walau tidak sedang lapar lebih didorong oleh emosi atau iseng belaka. Padahal mengonsumsi kalori berlebih bisa menyebabkan berat badan berlebih. Akibatnya risiko kesehatan pun muncul. Sebut saja diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung dan stroke, osteoarthritis, sleep apnea, kanker jenis tertentu, dan penyakit ginjal.
Jadikan makanan sebagai bahan bakar, bukan sebagai hiburan atau penghilang stres. Kenali rasa lapar Anda. Cobalah untuk berjalan kaki atau meditasi untuk mengatasi mood yang tidak enak. Mengurangi kalori dapat memperpanjang hidup dan membuat hidup lebih sehat.
Baca Juga: Bagaimana sih Cara Kerja Genose, Tingkat Akurasi dan Harganya?
9. Duduk Terlalu Lama
Aktivitas yang pasif dihubungkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Selain berbahaya bagi kesehatan fisik, duduk terlalu lama juga berisiko tinggi terkena depresi. Selingi dengan bergerak selama beberapa menit untuk meregangkan otot setiap 15 menit sekali.
10. Abai pada Kesehatan Kulit
Penting untuk setiap hari mengoleskan tabir surya, bahkan di saat mendung sekalipun. Hal ini bisa mengurangi risiko terkena kanker kulit (termasuk melanoma) sebanyak 40%-50%. Terlebih hidup di negara tropis, pemakaian tabir surya dengan kadar SPF (sun protection factor) tertentu adalah keharusan.
8. Makan Walau Tidak Lapar
Makan walau tidak sedang lapar lebih didorong oleh emosi atau iseng belaka. Padahal mengonsumsi kalori berlebih bisa menyebabkan berat badan berlebih. Akibatnya risiko kesehatan pun muncul. Sebut saja diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung dan stroke, osteoarthritis, sleep apnea, kanker jenis tertentu, dan penyakit ginjal.
Jadikan makanan sebagai bahan bakar, bukan sebagai hiburan atau penghilang stres. Kenali rasa lapar Anda. Cobalah untuk berjalan kaki atau meditasi untuk mengatasi mood yang tidak enak. Mengurangi kalori dapat memperpanjang hidup dan membuat hidup lebih sehat.
Baca Juga: Bagaimana sih Cara Kerja Genose, Tingkat Akurasi dan Harganya?
9. Duduk Terlalu Lama
Aktivitas yang pasif dihubungkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Selain berbahaya bagi kesehatan fisik, duduk terlalu lama juga berisiko tinggi terkena depresi. Selingi dengan bergerak selama beberapa menit untuk meregangkan otot setiap 15 menit sekali.
10. Abai pada Kesehatan Kulit
Penting untuk setiap hari mengoleskan tabir surya, bahkan di saat mendung sekalipun. Hal ini bisa mengurangi risiko terkena kanker kulit (termasuk melanoma) sebanyak 40%-50%. Terlebih hidup di negara tropis, pemakaian tabir surya dengan kadar SPF (sun protection factor) tertentu adalah keharusan.
(tsa)
Lihat Juga :