Bermutasi, Bagaimana Karakter Covid-19 Varian Delta Plus?
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:58 WIB
Varian Delta yang pertama teridentifikasi di India kini bermutasi jadi Delta Plus, dan dianggap lebih berbahaya karena kebal pada salah satu terapi pengobatan. / Foto: ilustrasi/ist
JAKARTA - Varian Delta yang kali pertama teridentifikasi di India kini bermutasi menjadi ' Delta Plus '. Varian ini dianggap lebih berbahaya karena kebal pada salah satu terapi pengobatan.
Baca juga: Varian Delta Makin Merajalela di Indonesia, Kenali Gejalanya!
Varian Delta sendiri menjadi salah satu penyumbang terbesar angka kasus positif Covid-19 di India. Bahkan, varian ini menjadi masalah yang cukup pelik di beberapa negara, termasuk di Indonesia khususnya di Kudus.
Terkait dengan varian 'Delta Plus', menurut laporan India Today, varian tersebut memiliki nama lain 'AY.1'. Data awal menunjukkan bahwa varian Delta Plus menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap terapi antibodi monoklonal atau perawatan untuk Covid-19 yang baru-baru ini disahkan di India.
Baca juga: Varian Delta Makin Merajalela di Indonesia, Kenali Gejalanya!
Varian Delta sendiri menjadi salah satu penyumbang terbesar angka kasus positif Covid-19 di India. Bahkan, varian ini menjadi masalah yang cukup pelik di beberapa negara, termasuk di Indonesia khususnya di Kudus.
Terkait dengan varian 'Delta Plus', menurut laporan India Today, varian tersebut memiliki nama lain 'AY.1'. Data awal menunjukkan bahwa varian Delta Plus menunjukkan tanda-tanda resistensi terhadap terapi antibodi monoklonal atau perawatan untuk Covid-19 yang baru-baru ini disahkan di India.
Lihat Juga :