Ogah Divaksin Covid-19? Awas, Terinfeksi Varian Delta Plus
Rabu, 28 Juli 2021 - 21:44 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sendiri mengatakan bahwa varian Delta Plus harus diwaspadai. Varian yang pertama kali teridentifikasi di India pada Februari 2021 itu bertanggung jawab atas lonjakan kasus di negara tersebut, dengan 4.000 orang meninggal per hari.
Baca Juga : Mampukah Vaksin COVID-19 yang Ada Sekarang Melawan Varian Delta Plus?
"Dan kebanyakan dari mereka yang meninggal belum mendapatkan vaksin," ungkap laporan tersebut.
Karena itu, vaksinasi masih menjadi upaya mencegah seseorang terinfeksi Covid-19 varian apapun. Hal ini disampaikan Epidemiolog Griffith University, Australia, Dicky Budiman, bahwa vaksinasi, 5M, dan 3T menjadi upaya terbaik yang harus dilakukan.
Baca Juga : Mampukah Vaksin COVID-19 yang Ada Sekarang Melawan Varian Delta Plus?
"Dan kebanyakan dari mereka yang meninggal belum mendapatkan vaksin," ungkap laporan tersebut.
Karena itu, vaksinasi masih menjadi upaya mencegah seseorang terinfeksi Covid-19 varian apapun. Hal ini disampaikan Epidemiolog Griffith University, Australia, Dicky Budiman, bahwa vaksinasi, 5M, dan 3T menjadi upaya terbaik yang harus dilakukan.
Lihat Juga :