Penis Lecet, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Senin, 23 Mei 2022 - 15:58 WIB
Penyakit ini bisa menyerang penis yang ditandai dengan rasa gatal terutama pada malam hari. Skabies dapat menyebabkan lecet di penis.
Baca juga : Tanda-Tanda Penis Patah yang Harus Anda Waspadai
6. Alergi Obat
Gejala alergi obat dapat berkembang dalam waktu 30 menit sampai 16 jam setelah mengonsumsi obat. Beberapa gejalanya adalah luka disertai rasa panas atau terbakar di area genital.
Kemudian, bisa muncul lecet pada kemaluan pria. Karena itu, berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obatan yang bisa memicu alergi.
7. Iritasi Bahan Kimia
Penis merupakan organ yang sangat sensitif dan mudah bereaksi dengan senyawa kimia lainnya. Apabila terjadi gangguan atau iritasi maka akan muncul gejala luka, lecet, dan kemerahan di area penis.
Senyawa kimia yang biasa menimbulkan iritasi adalah sabun mandi, detergen yang tidak terbilas bersih di celana dalam, lubrikan alias pelumas seksual, dan zat spermisida yang terdapat dalam kondom.
Cara Mengobati Penis Lecet
Berikut adalah tindakan yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengobati penis lecet:
Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, cara mengobati penis lecet yang mesti dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat antibiotik sesuai dengan resep dokter.
Jika disebabkan oleh infeksi jamur, pemberian krim atau obat minum antijamur oleh dokter adalah yang terbaik.
Jika disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi obat-obatan golongan antivirus adalah cara paling tepat mengobati penis lecet yang Anda alami.
Hindari aktivitas seksual yang kasar atau berlebihan. Pastikan lubrikasi maksimal selama melakukan aktivitas seksual. Jika perlu, gunakan pelumas buatan.
Jika disebabkan alergi obat, hindari pemakaian obat tersebut. Konsumsi obat antialergi dapat membantu meredakan gejala.
Jika disebabkan iritasi, maka penyebab iritasi yang menimbulkan luka di kemaluan pria perlu dicari tahu terlebih dahulu. Hentikan pemakaian produk yang menyebabkan iritasi tersebut.
Baca juga : Tanda-Tanda Penis Patah yang Harus Anda Waspadai
6. Alergi Obat
Gejala alergi obat dapat berkembang dalam waktu 30 menit sampai 16 jam setelah mengonsumsi obat. Beberapa gejalanya adalah luka disertai rasa panas atau terbakar di area genital.
Kemudian, bisa muncul lecet pada kemaluan pria. Karena itu, berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obatan yang bisa memicu alergi.
7. Iritasi Bahan Kimia
Penis merupakan organ yang sangat sensitif dan mudah bereaksi dengan senyawa kimia lainnya. Apabila terjadi gangguan atau iritasi maka akan muncul gejala luka, lecet, dan kemerahan di area penis.
Senyawa kimia yang biasa menimbulkan iritasi adalah sabun mandi, detergen yang tidak terbilas bersih di celana dalam, lubrikan alias pelumas seksual, dan zat spermisida yang terdapat dalam kondom.
Cara Mengobati Penis Lecet
Berikut adalah tindakan yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengobati penis lecet:
Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, cara mengobati penis lecet yang mesti dilakukan adalah dengan mengonsumsi obat antibiotik sesuai dengan resep dokter.
Jika disebabkan oleh infeksi jamur, pemberian krim atau obat minum antijamur oleh dokter adalah yang terbaik.
Jika disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi obat-obatan golongan antivirus adalah cara paling tepat mengobati penis lecet yang Anda alami.
Hindari aktivitas seksual yang kasar atau berlebihan. Pastikan lubrikasi maksimal selama melakukan aktivitas seksual. Jika perlu, gunakan pelumas buatan.
Jika disebabkan alergi obat, hindari pemakaian obat tersebut. Konsumsi obat antialergi dapat membantu meredakan gejala.
Jika disebabkan iritasi, maka penyebab iritasi yang menimbulkan luka di kemaluan pria perlu dicari tahu terlebih dahulu. Hentikan pemakaian produk yang menyebabkan iritasi tersebut.