Viral Kata Tumis Singkatan dari Tuang Minyak Sedikit, Benarkah? Ini Penjelasan Ivan Lanin
Jum'at, 31 Maret 2023 - 12:47 WIB
loading...
Ivan Lanin membahas soal kata Tumis yang lagi viral. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Buddies, media sosial belakangan ramai dengan asal mula penyebutan kata tumis, yakni singkatan dari "tuang minyak sedikit". singkatan ini menuai pro dan kontra dari warganet. Beberapa warganet mengaku baru mengetahui arti tersebut. Namun banyak pula yang meragukan bahwa tumis adalah sebuah akronim.
Lalu apakah benar tumis singkatan dari "tuang minyak sedikit"?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti tumis bukan merupakan singkatan. Melainkan, masakan (dari sayur dan sebagainya) yang digoreng dengan sedikit minyak. Tumis sendiri adalah bahasa Melayu yang sudah ada sejak dulu. Sehingga arti tumis "tuang minyak sedikit" hanyalah kepanjangan yang dicari – cari, istilahnya bakronim atau keratabasa.
Bakronim atau keratabasa adalah mengartikan kata sebagai singkatan, biasanya hal ini untuk leucon atau permainan kata. Menurut pencinta bahasa, Ivan Lanin kepanjangan ini bukan yang sesungguhnya alias bohong.
Baca Juga : 5 Lokasi Berburu Takjil yang Populer di Bandung, Nomor 4 Bisa Sekalian Wisata Religi
“Yang bikin gemas sebenarnya belakangan ini kan sering muncul tuh, yang namanya istilah kerennya itu bakronim. Bakronim itu kebalikannya akronim. Jadi kita punya kata, kemudian kata itu diterjemahkan sebagai sebuah singkatan. Contohnya perkedel itu persatuan kentang dan telur. Terus waktu itu ada yang bilang tol, tax on location itu bohong. Namanya bakronim atau keratabasa. Jadi itu kepanjangan yang dicari-cari,” ujar Ivan.
Lalu apakah benar tumis singkatan dari "tuang minyak sedikit"?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti tumis bukan merupakan singkatan. Melainkan, masakan (dari sayur dan sebagainya) yang digoreng dengan sedikit minyak. Tumis sendiri adalah bahasa Melayu yang sudah ada sejak dulu. Sehingga arti tumis "tuang minyak sedikit" hanyalah kepanjangan yang dicari – cari, istilahnya bakronim atau keratabasa.
Bakronim atau keratabasa adalah mengartikan kata sebagai singkatan, biasanya hal ini untuk leucon atau permainan kata. Menurut pencinta bahasa, Ivan Lanin kepanjangan ini bukan yang sesungguhnya alias bohong.
Baca Juga : 5 Lokasi Berburu Takjil yang Populer di Bandung, Nomor 4 Bisa Sekalian Wisata Religi
“Yang bikin gemas sebenarnya belakangan ini kan sering muncul tuh, yang namanya istilah kerennya itu bakronim. Bakronim itu kebalikannya akronim. Jadi kita punya kata, kemudian kata itu diterjemahkan sebagai sebuah singkatan. Contohnya perkedel itu persatuan kentang dan telur. Terus waktu itu ada yang bilang tol, tax on location itu bohong. Namanya bakronim atau keratabasa. Jadi itu kepanjangan yang dicari-cari,” ujar Ivan.
Lihat Juga :