Dampak Perang Israel-Palestina pada Anak-Anak, Alami Trauma Jangka Panjang
Rabu, 01 November 2023 - 07:00 WIB
loading...
Gaza telah menjadi kuburan bagi anak-anak dengan ribuan orang terbunuh akibat pemboman Israel. Banyak orang mengalami trauma. Foto/ unicef.
A
A
A
JAKARTA - Gaza telah menjadi “kuburan” bagi anak-anak dengan ribuan orang terbunuh akibat pemboman Israel, sementara lebih dari satu juta orang kekurangan kebutuhan pokok dan mengalami trauma dan bisa terjadi dalam jangka panjang di masa depan. Hal itu diungkap badan kemanusiaan PBB.
Dikutip un.org pada Rabu (1/11/2023), Kepala Bantuan PBB Martin Griffiths yang telah mengunjungi Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina, mengatakan bahwa apa yang mereka alami sejak dimulainya pembalasan Israel atas serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober adalah “sangat menghancurkan”.
“Ketika seorang anak berusia delapan tahun memberi tahu Anda bahwa dia tidak ingin mati, sulit untuk tidak merasa tidak berdaya,” tulisnya di platform media sosial X.
Baca Juga: Artis Palestina Maisa Abd Elhadi Ditangkap Polisi Israel, Gegara Postingan Ini
Pada kunjungannya, Griffiths di Yerusalem, dia bertemu dengan anggota keluarga dari lebih dari 230 sandera yang ditahan di Gaza sejak 7 Oktober. Kabarnya, sekira 30 orang di antara mereka yang diculik teroris Hamas adalah anak-anak.
Sementara, dilaporkan lebih dari 3.450 anak-anak telah terbunuh di Gaza, berdasarkan dara Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas, kata juru bicara UNICEF James Elder.
1.000 anak lainnya dilaporkan hilang dan mungkin terjebak atau mati di bawah reruntuhan, menunggu penyelamatan atau pemulihan, seperti disebut kantor koordinasi urusan kemanusiaan PBB OCHA.
Dikutip un.org pada Rabu (1/11/2023), Kepala Bantuan PBB Martin Griffiths yang telah mengunjungi Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina, mengatakan bahwa apa yang mereka alami sejak dimulainya pembalasan Israel atas serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober adalah “sangat menghancurkan”.
“Ketika seorang anak berusia delapan tahun memberi tahu Anda bahwa dia tidak ingin mati, sulit untuk tidak merasa tidak berdaya,” tulisnya di platform media sosial X.
Baca Juga: Artis Palestina Maisa Abd Elhadi Ditangkap Polisi Israel, Gegara Postingan Ini
Pada kunjungannya, Griffiths di Yerusalem, dia bertemu dengan anggota keluarga dari lebih dari 230 sandera yang ditahan di Gaza sejak 7 Oktober. Kabarnya, sekira 30 orang di antara mereka yang diculik teroris Hamas adalah anak-anak.
Sementara, dilaporkan lebih dari 3.450 anak-anak telah terbunuh di Gaza, berdasarkan dara Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas, kata juru bicara UNICEF James Elder.
1.000 anak lainnya dilaporkan hilang dan mungkin terjebak atau mati di bawah reruntuhan, menunggu penyelamatan atau pemulihan, seperti disebut kantor koordinasi urusan kemanusiaan PBB OCHA.
Lihat Juga :