Studi: Puasa Setiap Hari Bisa Turunkan Berat Badan hingga Bikin Suasana Hati Lebih Baik
Jum'at, 19 Januari 2024 - 09:31 WIB
loading...
Peneliti menunjukkan puasa setiap hari memiliki banyak manfaat. Foto/ getty
A
A
A
JAKARTA – Puasa setiap hari mungkin terdengar sulit bagi sebagian orang, namun penelitian menunjukkan bahwa membatasi makan pada jam-jam tertentu setiap sehari dapat memberikan manfaat kesehatan yang besar, termasuk mengurangi rasa lapar, serta meningkatkan suasana hati dan tidur.
Dilansir thehealthy, Anda bisa melakukan puasa intermiten , juga dikenal sebagai makan dengan batasan waktu (TRE).
Secara umum, sangat penting untuk menerapkan pola makan yang selaras dengan gaya hidup Anda sekaligus menjaga kesehatan. Para peneliti dalam penelitian terbaru mengklaim telah mengidentifikasi bentuk puasa intermiten yang efektif dan mudah dicapai yang mengurangi rasa lapar dan meningkatkan suasana hati dan tidur.
Baca Juga: Tomat Ampuh Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi 36%, Baik Dikonsumsi Tiap Hari
Para peneliti, yang berafiliasi dengan King’s College London, sebuah universitas yang secara konsisten menduduki peringkat teratas secara global, baru-baru ini mempresentasikan temuan mereka yang mengungkapkan durasi optimal untuk makan dengan waktu terbatas.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 37.000 peserta yang diminta untuk menjaga pola makan teratur selama satu minggu dan kemudian mematuhi jendela makan 10 jam selama dua minggu berikutnya menggunakan aplikasi kesehatan bernama ZOE.
Dilansir thehealthy, Anda bisa melakukan puasa intermiten , juga dikenal sebagai makan dengan batasan waktu (TRE).
Secara umum, sangat penting untuk menerapkan pola makan yang selaras dengan gaya hidup Anda sekaligus menjaga kesehatan. Para peneliti dalam penelitian terbaru mengklaim telah mengidentifikasi bentuk puasa intermiten yang efektif dan mudah dicapai yang mengurangi rasa lapar dan meningkatkan suasana hati dan tidur.
Baca Juga: Tomat Ampuh Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi 36%, Baik Dikonsumsi Tiap Hari
Para peneliti, yang berafiliasi dengan King’s College London, sebuah universitas yang secara konsisten menduduki peringkat teratas secara global, baru-baru ini mempresentasikan temuan mereka yang mengungkapkan durasi optimal untuk makan dengan waktu terbatas.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 37.000 peserta yang diminta untuk menjaga pola makan teratur selama satu minggu dan kemudian mematuhi jendela makan 10 jam selama dua minggu berikutnya menggunakan aplikasi kesehatan bernama ZOE.
Lihat Juga :