alexametrics

Tanamera Coffee Siap Ekspansi ke Singapura dan Malaysia

loading...
Tanamera Coffee Siap Ekspansi ke Singapura dan Malaysia
Tanamera Coffee Siap Ekspansi ke Singapura dan Malaysia
A+ A-
TANAMERA Coffee mempunyai misi mengangkat specialty coffee berstandar internasional dan mengangkat merek Indonesia ke luar negeri. Keinginan itu pun segera terealisasi dengan siap berekspansinya Tanamera Coffee ke pasar Asia.

Tanamera saat ini telah membuka 11 outlet di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bali, Makasar, Yogyakarta, dan Surabaya. Dini Aryani, owner Tanamera Coffee, mengatakan, untuk memperkenalkan dan mengangkat popularitas kopi Indonesia, Tanamera Coffee pun mengambil langkah berani, yaitu membuka outlet mancanegara pertama mereka di Singapura pada Februari 2019.

“Beberapa brand lain dari banyak negara masuk ke Indonesia membawa kopi-kopi mereka. Padahal, itu ada juga yang isinya kopi dari Indonesia. Saya justru bawa brand dalam negeri ke luar,” ungkap Dini saat media gathering 5 Tahun Tanamera Coffee di Jakarta.



Singapura dipilih menjadi outlet luar negeri pertamanya dengan alasan jarak yang dekat dan kemudahan logistik. Tanamera Coffee nantinya bakal buka di area Central Business District (CBD) di Singapura. Area tersebut merupakan tempat teramai di Negeri Singa itu. Setiap harinya, jutaan orang, termasuk para pebisnis dari seluruh dunia, melewati area tersebut.

Saat ini Tanamera memiliki 17 single origins dan lima blends kopi. Kualitas produk Tanamera Coffee juga tidak perlu diragukan lagi. Tanamera Coffee telah berhasil mendapatkan total 44 penghargaan untuk produk kopi yang menggunakan biji kopi Indonesia.

Untuk menjaga kualitas kopi, Tanamera Coffee melakukannya dari hulu hingga hilir. Saat ini Tanamera telah memiliki 12 petani kopi binaan. Beberapa di antaranya ada di Flores, Toraja, Solok, Ijen, Kintamani. Mereka juga telah memiliki area processing kopi di Kintamani, Bali.

Di sana mulai petik, panen, ceri, proses, sampai biji siap dikirim ke beberapa roasting area di Jakarta dan di Bali. Setelah dibina Tanamera Coffee, kapasitas produksi petani kopi binaan mereka di Kintamani pun naik menjadi 15 ton per tahun dari yang hanya 2 ton per tahun. Tahun lalu pihaknya panen 20 ton dan tahun depan diperkirakan sekitar 30 ton.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak