alexametrics

Jalani Debut Film Action, Raline Shah Sempat Kesulitan Gunakan Senpi

loading...
Jalani Debut Film Action, Raline Shah Sempat Kesulitan Gunakan Senpi
Raline Shah merasa bangga bisa terlibat dalam film action, dan bertekad terus mendalami dunia akting dengan memerankan segala macam karakter. / Foto: KoranSINDO/Thomas Manggalla
A+ A-
JAKARTA - Aktris cantik Raline Shah kembali mencoba tantangan baru. Terbiasa bermain di film drama, Raline sempat mencicipi film komedi pertamanya di Orang Kaya Baru. Kini, dia mewujudkan keinginan lainnya, yakni membintangi film bergenre action.

Masih bekerjasama dengan Screenplay Films, Raline terlibat dalam film berjudul Police Evo. Di film ini, wanita berusia 34 tahun itu dituntut untuk bisa menggunakan senjata api dan bela diri, sehingga dia harus menjalani serangkaian latihan fisik dan belajar menembak.

"Sangat senang dan bangga bisa main peran dan genre yang baru lagi. Dari dulu memang mimpi komedi dan action, dan Screenplay kasih kesempatan saya untuk main itu," ungkap Raline Shah dalam konferensi pers peluncuran trailer Police Evo di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (10/5).



Raline pun merasa bangga bisa terlibat dalam film action. Aktris yang menjalani debut layar lebar di film "5 cm" itu bertekad untuk terus mendalami dunia akting dengan memerankan segala macam karakter. Dan di Police Evo, Raline memerankan seorang mata-mata kepolisian bernama Rian.

"Proses ini sangat susah buat saya. Butuh waktu panjang untuk saya mempersiapkan karakter Rian ini, karena selain akting pendalaman karakter Rian, saya juga harus mempersiapkan diri dengan menggunakan senjata," ucap wanita berdarah Medan tersebut.

Menurut aktris kelahiran Jakarta, 4 Maret 1985, proses syuting Police Evo dijalani pada akhir 2017. Demi proses syuting film, dia harus tinggal di Malaysia selama beberapa bulan untuk mahir memainkan senjata api. Peran Rian, kata Raline Shah, menguras pikiran, energi, dan fisiknya.

"Film ini prepare-nya paling lama. Saya diberikan waktu dan kesempatan mendalami peran dengan baik, lewat muscle art, fitness karena tambah bobot. Dan keahlian main senjata saya lakukan dua minggu itu, tiap hari, pagi latihan beladiri, siang senjata, dan sore angkat beban dengan diselingi diet, malamnya latihan senapan lagi. Latihan pistol, senjata, tactical, dan akting intensif selama sembilan bulan," tuturnya.

Ketika latihan menggunakan senjata, putri pasangan Rahmat Shah dan Roseline itu mengatakan bahwa senjata yang digunakannya merupakan senjata asli. Peraih gelar B.A in Political Science and New Media & Communications (Hons) ini harus berlatih menggunakan pistol Glock 17 asli serta senapan M4 tiruan.

"Latihan Ghock asli, belajar reloading hari pertama 150 kali. Seminggu teori, kemudian dikasih senapan atau pistol beneran dan saya juga belajar reloading, megang, cara memainkannya, kemudian reloading mata ditutup, kemudian latihan nembak selama sebulan," papar Raline.

Police Evo menceritakan kisah Rian yang sedang melakukan penyamaran dalam misi khusus pemberantasan mafia narkoba dan pemberontak. Rian bekerjasama dengan Inspektru Khai (Shaheizy Sam) dan Inpektur Sani (Zizan Razak), mengikuti jejak petunjuk kasus ke satu pulau terpencil.

Keadaan semakin pelik saat mereka harus berhadapan dengan sekelompok teroris yang menyandera 200 orang di pulau itu. Mereka meminta tebusan kepada pemerintah. Lalu, mampukah Rian dan kedua rekannya menuntaskan misinya sekaligus menyelamatkan penduduk di pulau tersebut? Saksikan kisahnya di bioskop Tanah Air mulai 18 April 2019.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak