11 November Jadi Hari Jomblo Sedunia, dari Sini Asal Mulanya
Rabu, 11 November 2020 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
Single Day sekarang dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi para lajang untuk bertemu, dengan pesta dan pertemuan sosial lain yang sengaja diselenggarakan. Ini juga tanggal populer untuk pernikahan. Pada tanggal tersebut, media Tiongkok membahas dan meliput masalah terkait cinta dan hubungan.
Single Day mulai populer di negara lain dan dirayakan di seluruh Asia Tenggara serta beberapa negara Eropa termasuk Jerman, Belgia, dan Inggris. Namun di Inggris, Single Day diprakarsai oleh para ahli penanggalan dan jatuh pada tanggal yang berbeda yakni 11 Maret.
(Baca Juga: Hobi Baru Berkebun, Yuk Buat Greenhouse di Rumah! )
Meski bukan hari libur resmi yang diakui di China, Single Day telah menjadi hari belanja online terbesar di dunia. Liburan menjadi acara komersial utama di China ketika e-commerce Alibaba menawarkan diskon di platform selama 24 jam, mulai tengah malam pada 11 November 2009.
Sejak itu, Single Day telah menjadi hari belanja super, mirip dengan pasca-Thanksgiving Black Friday dan Cyber Monday di Amerika Serikat. Pada 2019, Alibaba mencatatkan penjualan senilai USD38,4 miliar di seluruh platform online-nya pada Single Day. Pendapatan itu naik 25% dari tahun sebelumnya, yakni USD30,8 miliar.
Single Day mulai populer di negara lain dan dirayakan di seluruh Asia Tenggara serta beberapa negara Eropa termasuk Jerman, Belgia, dan Inggris. Namun di Inggris, Single Day diprakarsai oleh para ahli penanggalan dan jatuh pada tanggal yang berbeda yakni 11 Maret.
(Baca Juga: Hobi Baru Berkebun, Yuk Buat Greenhouse di Rumah! )
Meski bukan hari libur resmi yang diakui di China, Single Day telah menjadi hari belanja online terbesar di dunia. Liburan menjadi acara komersial utama di China ketika e-commerce Alibaba menawarkan diskon di platform selama 24 jam, mulai tengah malam pada 11 November 2009.
Sejak itu, Single Day telah menjadi hari belanja super, mirip dengan pasca-Thanksgiving Black Friday dan Cyber Monday di Amerika Serikat. Pada 2019, Alibaba mencatatkan penjualan senilai USD38,4 miliar di seluruh platform online-nya pada Single Day. Pendapatan itu naik 25% dari tahun sebelumnya, yakni USD30,8 miliar.
(tsa)
Lihat Juga :