Flare, Bisa Menjadi Gejala Covid-19 Pada Penderita Reumatik Autoimun
Senin, 18 Januari 2021 - 17:57 WIB
loading...
Penderita Reumatik Autoimun dapat mengalami gejala Covid-19 yang dapat menyerupai flare (kondisi akut yang terjadi pada pasien autoimun). Foto/healthline
A
A
A
JAKARTA - Beberapa minggu lalu, dr. RM. Suryo AKW, Sp.PD-KR dari divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM mengaku kedatangan seorang pasien penderita Rheumatoid Arthritis (RA) yang berprofesi sebagai perawat. Pasien itu mengeluh sakit sendi seperti pada saat awal terkena RA, padahal sang pasien tengah dalam pengobatan.
“Awalnya saya pikir flare karena yang bersangkutan kecapekan atau stres, tetapi waktu dilakukan tes Covid-19 ternyata hasilnya positif,” terang dr. Suryo dalam Webinar Awam dengan tema Perkembangan Terkini Penyakit Reumatik-Autoimun & Covid-19 yang diadakan RSCM. Itu artinya, sambung dr. Suryo, gejala Covid-19 dapat menyerupai gejala penyakit autoimun sehingga jika pasien yang selama ini sudah terkendali penyakitnya tiba-tiba mengeluh meriang atau nyeri sendi hati-hati bisa jadi itu gejala Covid-19 .
Baca Juga : Imunitas Baru Terbentuk Dua Hingga 6 Minggu Setelah Vaksinasi Covid-19 yang Kedua
Menurut dr. Suryo, karena Covid-19 adalah penyakit yang baru maka belum diketahui secara sepenuhnya. Sebagian besar bergejala sesyai gejala khas Covid-19, tapi terdapat laporan kasus mengenai gejala infeksi Covid-19 yang menyerupai keluhan autoimun seperti arthritis, myositis, vaskulitas, kelainan kulit, dan lainnya. Secara umum infeksi dapat memicu flare pada pasien dengan autoimun.
Banyak beberapa laporan kasus infeksi Covid-19 memicu kekambuhan pada pasien autoimun yang sebelumnya remisi atau terkendali. Adanya pandemi juga berdampak pada pengobatan. Dimana laporan dari berbagai negara menunjukkan 10-25 persen pasien mengubah atau bahkan tidak melanjutkan pengobatan dengan berbagai alasan seperti takut ke rumah sakit, takut dengan efek obat autoimun, masalah transportasi, hingga atas anjuran dokter.
“Awalnya saya pikir flare karena yang bersangkutan kecapekan atau stres, tetapi waktu dilakukan tes Covid-19 ternyata hasilnya positif,” terang dr. Suryo dalam Webinar Awam dengan tema Perkembangan Terkini Penyakit Reumatik-Autoimun & Covid-19 yang diadakan RSCM. Itu artinya, sambung dr. Suryo, gejala Covid-19 dapat menyerupai gejala penyakit autoimun sehingga jika pasien yang selama ini sudah terkendali penyakitnya tiba-tiba mengeluh meriang atau nyeri sendi hati-hati bisa jadi itu gejala Covid-19 .
Baca Juga : Imunitas Baru Terbentuk Dua Hingga 6 Minggu Setelah Vaksinasi Covid-19 yang Kedua
Menurut dr. Suryo, karena Covid-19 adalah penyakit yang baru maka belum diketahui secara sepenuhnya. Sebagian besar bergejala sesyai gejala khas Covid-19, tapi terdapat laporan kasus mengenai gejala infeksi Covid-19 yang menyerupai keluhan autoimun seperti arthritis, myositis, vaskulitas, kelainan kulit, dan lainnya. Secara umum infeksi dapat memicu flare pada pasien dengan autoimun.
Banyak beberapa laporan kasus infeksi Covid-19 memicu kekambuhan pada pasien autoimun yang sebelumnya remisi atau terkendali. Adanya pandemi juga berdampak pada pengobatan. Dimana laporan dari berbagai negara menunjukkan 10-25 persen pasien mengubah atau bahkan tidak melanjutkan pengobatan dengan berbagai alasan seperti takut ke rumah sakit, takut dengan efek obat autoimun, masalah transportasi, hingga atas anjuran dokter.
Lihat Juga :