Tren Kasus Meningkat, Orangtua Harus Lebih Serius Lindungi Anak dari COVID-19

Minggu, 27 Juni 2021 - 11:33 WIB
loading...
Tren Kasus Meningkat,...
Foto Ilustrasi/The Economic Times
A A A
JAKARTA - Data Ikatan Dokter Anak Indonesia per 21 Juni 2021 menyebutkan, tren kasus COVID-19 pada anak di Indonesia cenderung meningkat.

Satu dari delapan kasus COVID-19 dialami oleh orang di bawah usia 18 tahun dengan fatality rate pada anak mencapai 3%-5% dan 50% anak yang meninggal dunia karena COVID-19 adalah balita. Hal ini menunjukkan orang dewasa di sekitar anak, terutama orangtua, harus lebih serius melindungi anak dengan benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga: Masuk Indonesia Bulan Depan, Vaksin CanSino asal China Miliki Tingkat Kemanjuran 65,7%

Health Team Leader Wahana Visi Indonesia dr Maria Adrijanti mengatakan, anak termasuk dalam kelompok rentan dan memerlukan perlindungan dari orangtua, pengasuh, dan masyarakat sekitarnya.

“Meningkatnya kasus COVID-19 pada anak menunjukkan bahwa orangtua, pengasuh, serta orang dewasa dengan mobilitas tinggi dan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan turut memberi andil sehingga anak-anak terkena COVID-19,” kata dr Maria, belum lama ini.

Apalagi dari jumlah kasus anak yang meninggal dunia, 50%-nya adalah balita di mana secara natural mereka lebih banyak tinggal di rumah.

“Sejak awal masa pandemi COVID-19, kita selalu diingatkan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dengan bekerja, belajar, dan beribadah di rumah. Bahkan Kemendikbud mengeluarkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi anak-anak usia sekolah,” ungkap dr Maria.

Akan tetapi, masih banyak ditemui, orangtua yang membawa anak-anak mereka bepergian ke tempat umum atau tempat ramai tanpa protokol kesehatan yang ketat, sehingga meningkatkan risiko anak-anak terpapar COVID-19.

“Jangan terlena dengan anggapan bahwa anak lebih tahan terhadap COVID-19. Pada kenyataannya, kali ini kasusnya meningkat tajam. Dengan beragamnya varian baru mutasi virus yang sudah ada di Indonesia dan belum adanya vaksin COVID-19 untuk anak-anak yang dapat melindungi mereka dari infeksi yang berat, membuat anak-anak semakin rentan,” terang dr Maria.

Ia menegaskan, kejadian tersebut harus menjadi pengingat keras bagi kita semua. Bahwa orang dewasa, termasuk orangtua maupun pengasuh, wajib terus waspada serta bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak dengan menerapkan serta konsisten pada 3M + 3T dan mau divaksinasi COVID-19.

“Kelengahan yang dilakukan orang dewasa membawa risiko anak terpapar COVID-19 yang dapat membawa dampak serius pada kesehatan mereka serta mengancam terwujudnya generasi emas tahun 2045," ujar dr Maria.

Manajer Advokasi Wahana Visi Indonesia (WVI) Junito Drias mengungkapkan, anak memiliki hak untuk mendapat perlindungan, termasuk dalam hal ini perlindungan dari paparan virus berbahaya COVID-19.

Baca Juga: Pelembab Wajah untuk Kulit Kering Bantu Kembalikan Kelembaban

“Vaksinasi orang dewasa penting karena membangun kekebalan kelompok untuk membatasi penularan virus kepada kelompok anak, walau tentu saja protokol kesehatan tetap penting,” terang Junito.

Sementara itu, WVI telah menerbitkan modul-modul yang dapat dimanfaatkan orangtua untuk melakukan berbagai aktivitas/kegiatan bersama anak di rumah, serta bagaimana memberi informasi pada anak tentang COVID-19 dan pencegahannya, edukasi mengenai makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas, hingga menyalurkan sarana cuci tangan pakai sabun serta alat pelindung diri ke wilayah-wilayah dampingan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Rabies, Ini 3...
Cegah Rabies, Ini 3 Pertolongan Pertama yang Perlu Dilakukan usai Digigit Hewan
Kenapa Orang Fobia Air...
Kenapa Orang Fobia Air dan Cahaya usai Digigit Anjing Rabies? Ini Penjelasan Dokter
Gelar CIU 2023, IDAI...
Gelar CIU 2023, IDAI Resmi Hadirkan Rekomendasi Imunisasi Anak Terbaru
Sebaiknya Berapa Lama...
Sebaiknya Berapa Lama Waktu Tidur Anak Usia 12 Tahun ke Atas?
Agar Anak Tetap Nyaman...
Agar Anak Tetap Nyaman Selama Perjalanan Mudik, Ini Saran IDAI untuk Orang Tua
Hari Kanker Sedunia,...
Hari Kanker Sedunia, IDAI Soroti Pengobatan Alternatif yang Marak Dipilih Pasien padahal Tidak Teruji Klinis
IHC RSPP dan IDAI Gelar...
IHC RSPP dan IDAI Gelar Pelatihan Penanganan Kondisi Bahaya pada Anak
Diresmikan Titiek Soeharto,...
Diresmikan Titiek Soeharto, JWCC Rumah Sakit Pilihan Utama Ibu dan Anak di Jakarta
Jelang Libur Nataru,...
Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Pemerintah Monitor Kenaikan Kasus Covid-19
Rekomendasi
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
3 Turnamen Sepak Bola...
3 Turnamen Sepak Bola Putri Bertajuk Womens Soccer Trilogy 2026 Siap Digelar di Kudus
Berita Terkini
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
Sarwendah Bantah Rugi...
Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar, Sebut Masih Banyak Brand yang Bekerja Sama
Infografis
Covid-19 Varian Baru...
Covid-19 Varian Baru Eris Bikin Kasus Melonjak di Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved