Ketua Satgas IDI: Dokter Tak Boleh Pakai Ivermectin untuk Pengobatan COVID-19

Selasa, 06 Juli 2021 - 11:25 WIB
loading...
Ketua Satgas IDI: Dokter...
Foto Ilustrasi/Dok Okezone
A A A
JAKARTA - Ivermectin masih menjadi isu hangat di masyarakat. Obat cacing ini sedang diuji klinis terkait dengan efektivitasnya melawan virus COVID-19.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri selalu menegaskan bahwa Ivermectin adalah obat keras dan oleh karena itu, perlu pengawasan dokter dalam penggunaannya. Lagi pula, penggunaan Ivermectin sebagai terapi COVID-19 sejauh ini disetujui hanya dalam koridor uji klinis.

Baca Juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Depresi, Begini Tips Menghindarinya!

Karena batasan tersebut, Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban mengingatkan sekali lagi pada masyarakat maupun dokter untuk tidak menggunakan Ivermectin sebagai obat terapi COVID-19.

"Dokter-dokter di Indonesia tidak boleh memakai Ivermectin untuk pengobatan COVID-19 sebelum izin BPOM keluar," tegas Prof. Beri, sapaan akrabnya, melalui cuitannya di Twitter, Selasa (6/7).

Ia melanjutkan, "Dokter saja tidak boleh, apalagi masyarakat. Ingat, Ivermectin adalah obat keras."

Prof. Beri pun mengimbau semua masyarakat agar berhentilah percaya pada 'hal-hal ajaib' yang menjejali Anda secara instan. Ia meminta kepada semua agar sabar terlebih dulu, tunggu sampai hasil uji klinis selesai dan BPOM mengeluarkan rekomendasi mengenai Ivermectin, apakah boleh atau tidak. Sebab itu belum ada datanya sampai sekarang.

"Berhentilah percaya pada 'hal-hal ajaib' yang menjejali kita dengan instan. Sabar dulu. Masih belum ada bukti ilmiah tentang kemanjuran Ivermectin untuk Covid-19. Sebagai dokter, saya tidak akan menyarankan sesuatu yang dasar ilmiahnya belum diakui," ujarnya.

Baca Juga: Terjadi Panic Buying, Benarkah Susu Bisa Tangkal Covid-19?

Saat ini kegunaan Ivermectin untuk COVID-19 tengah diuji klinis di laboratorium, dikerjakan para peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan.

Selagi menunggu hasil, BPOM mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan menggunakan Ivermectin karena ini adalah obat keras. Ada efek samping yang perlu disikapi serius jika menggunakan Ivermectin tidak sesuai anjuran dokter.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IDI Akui Adanya Budaya...
IDI Akui Adanya 'Budaya' Perundungan di PPDS
Ternyata Ini Penyebab...
Ternyata Ini Penyebab Maraknya Aksi Bullying di Lingkungan PPDS
Heboh Kabar Pandemi...
Heboh Kabar Pandemi Kedua Akan Terjadi pada 2023, Begini Tanggapan IDI
Manfaatkan Saluran Pengaduan...
Manfaatkan Saluran Pengaduan Kasus Bullying saat PPDS, Ini Saran PB IDI
Kasus Bullying Marak...
Kasus Bullying Marak di Kalangan Peserta Didik Kedokteran, Begini Sikap IDI
Ini Dampak Buruk dari...
Ini Dampak Buruk dari Kesalahan Penanganan Tulang Bengkok
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
7 Perguruan Tinggi Suarakan...
7 Perguruan Tinggi Suarakan Kolegium Dokter Indonesia Tak Diambil Alih Pemerintah
IDI dan Organisasi Masyarakat...
IDI dan Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Perkuat Pengendalian Konsumsi Zat Adiktif
Rekomendasi
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Berita Terkini
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Infografis
4 Alasan Tak Boleh Minum...
4 Alasan Tak Boleh Minum Teh saat Sahur, Bikin Asam Lambung Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved