Menkes: 70% Cakupan Vaksinasi Jawa-Bali Harus Dicapai Akhir September
Senin, 09 Agustus 2021 - 23:13 WIB
loading...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pemerintah telah menggencarkan program vaksinasi nasional Covid-19 dalam rangka menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok di masyarakat. Dengan terciptanya herd immunity, maka tingkat penularan dan risiko akibat Covid-19 bisa dikurangi.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mengalami ledakan kasus Covid-19 yang tidak terkendali sejak beberapa pekan lalu. Meski saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah berangsur menurun, tapi ditakutkan ada lonjakan Covid-19 yang diakibatkan oleh varian Delta yang disebut lebih cepat menular.
Baca Juga: Obat Terapi Covid-19 Terbaru, Catat Ini Daftarnya!
Dalam Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM yang disiarkan di kanal YouTube Sekertariat Presiden, Senin (9/8), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 harus bisa menyentuh angka 70% untuk menghindari ledakan kasus serupa seperti beberapa pekan lalu.
“Terkait vaksin Covid-19, Presiden menyampaikan bahwa aglomerasi di Jawa dan Bali segera diselesaikan dengan minimal 70% sudah dicapai di akhir September 2021,” terang Menkes Budi.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mengalami ledakan kasus Covid-19 yang tidak terkendali sejak beberapa pekan lalu. Meski saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sudah berangsur menurun, tapi ditakutkan ada lonjakan Covid-19 yang diakibatkan oleh varian Delta yang disebut lebih cepat menular.
Baca Juga: Obat Terapi Covid-19 Terbaru, Catat Ini Daftarnya!
Dalam Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM yang disiarkan di kanal YouTube Sekertariat Presiden, Senin (9/8), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 harus bisa menyentuh angka 70% untuk menghindari ledakan kasus serupa seperti beberapa pekan lalu.
“Terkait vaksin Covid-19, Presiden menyampaikan bahwa aglomerasi di Jawa dan Bali segera diselesaikan dengan minimal 70% sudah dicapai di akhir September 2021,” terang Menkes Budi.
Lihat Juga :