Sejarah Balap Karung, Lomba Populer Saat 17 Agustusan
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 14:26 WIB
loading...
Sejarah Balap Karung, Lomba Populer Saat 17 Agustusan. Foto/Sutikno.
A
A
A
JAKARTA - Lomba balap karung merupakan salah satu permainan populer yang sering dilombakan saat Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh setiap 17 Agustus. Lomba ini memiliki sejarah yang mungkin belum diketahui banyak orang.
Balap karung merupakan perlombaan 17 Agustusan di mana para pesertanya, diminta untuk memasukkan bagian bawah tubuhnya ke dalam karung tebal. Mereka harus berlomba mencapai garis akhir dengan cara melompat.
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (13/8), balap karung berasal dari zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Awalnya, balap karung adalah permainan yang dibawa oleh misionaris Belanda ke sekolah-sekolah dan instansi bentukan Belanda.
Karena menarik dan mudah ditiru, akhirnya banyak juga masyarakat Indonesia yang mengadakan perlombaan balap karung sendiri. Kegiatan ini pun berlanjut hingga Indonesia berhasil merampas kemerdekaan.
Baca Juga : 10 Makanan Indonesia Warisan Belanda, Ada Kue Cubit hingga Semur
Tak hanya satu versi, ada juga yang mengatakan bahwa balap karung berasal dari rasa kesal masyarakat kalangan bawah Indonesia pada masa penjajahan yang tak mampu membeli pakaian. Alhasil, kebanyakan orang harus mengenakan karung sebagai penutup tubuh mereka.
Balap karung merupakan perlombaan 17 Agustusan di mana para pesertanya, diminta untuk memasukkan bagian bawah tubuhnya ke dalam karung tebal. Mereka harus berlomba mencapai garis akhir dengan cara melompat.
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (13/8), balap karung berasal dari zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Awalnya, balap karung adalah permainan yang dibawa oleh misionaris Belanda ke sekolah-sekolah dan instansi bentukan Belanda.
Karena menarik dan mudah ditiru, akhirnya banyak juga masyarakat Indonesia yang mengadakan perlombaan balap karung sendiri. Kegiatan ini pun berlanjut hingga Indonesia berhasil merampas kemerdekaan.
Baca Juga : 10 Makanan Indonesia Warisan Belanda, Ada Kue Cubit hingga Semur
Tak hanya satu versi, ada juga yang mengatakan bahwa balap karung berasal dari rasa kesal masyarakat kalangan bawah Indonesia pada masa penjajahan yang tak mampu membeli pakaian. Alhasil, kebanyakan orang harus mengenakan karung sebagai penutup tubuh mereka.
Lihat Juga :