8 Bumbu Dapur yang Mampu Kurangi Kecanduan Gula, Nomor 7 Bisa Tingkatkan Bakteri Baik
Senin, 22 November 2021 - 14:05 WIB
loading...
Bumbu dapur atau rempah-rempah yang biasa digunakan untuk memasak ternyata memiliki kandungan manfaat bagi kesehatan, diantaranya kecanduan gula. Foto/Hindustantimes
A
A
A
JAKARTA - Bumbu dapur atau rempah-rempah yang biasa digunakan untuk memasak ternyata memiliki kandungan manfaat bagi kesehatan. Termasuk mengurangi kecanduan gula yang bisa menimbulkan diabetes.
Jika menyadari bahwa hidup sudah 'ketergantungan' dengan makanan manis, maka perlu cara untuk mengurangi hasrat tersebut.
Melansir dari Hindustantimes, gula dapat memiliki efek yang sama pada otak sebagai addictive drug dan jika menghilangkan gula dari diet secara tiba-tiba, hal ini dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan, sakit kepala, suasana hati yang buruk, maupun kram.
"Gula rafinasi meningkatkan risiko peradangan, kanker, mikrobioma dan disregulasi usus, obesitas, diabetes, dan mempercepat penuaan sel! Gula rafinasi juga bekerja pada sirkuit yang sama di otak yang terkena banyak obat-obatan terlarang," ujar Kanchan Koya, biomedis dari Universitas Harvard, Pelatih Kesehatan dari Institut Nutrisi Integratif dikutip dari Hindustantimes, pada Senin (22/11/2021).
Baca Juga: 5 Bumbu Dapur Ini Terbukti Ampuh Turunkan Berat Badan Lho!
Saat menikmati makanan manis, kadar gula darah meningkat sehingga memicu pelepasan insulin dalam tubuh untuk menurunkannya. Dari aktivitas pelepasan insulin, kadar gula darah Anda mungkin turun lebih rendah dari yang dibutuhkan dan tubuh akhirnya ingin lebih banyak makanan manis.
Inilah alasan mengapa makan di waktu yang tidak membuat seseorang ingin makanan yang tidak sehat dan manis karena tubuh mengalami penurunan kadar gula darah. Makan makanan sehat dan pada jarak yang tepat membantu mengatur kadar gula darah.
Jika menyadari bahwa hidup sudah 'ketergantungan' dengan makanan manis, maka perlu cara untuk mengurangi hasrat tersebut.
Melansir dari Hindustantimes, gula dapat memiliki efek yang sama pada otak sebagai addictive drug dan jika menghilangkan gula dari diet secara tiba-tiba, hal ini dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan, sakit kepala, suasana hati yang buruk, maupun kram.
"Gula rafinasi meningkatkan risiko peradangan, kanker, mikrobioma dan disregulasi usus, obesitas, diabetes, dan mempercepat penuaan sel! Gula rafinasi juga bekerja pada sirkuit yang sama di otak yang terkena banyak obat-obatan terlarang," ujar Kanchan Koya, biomedis dari Universitas Harvard, Pelatih Kesehatan dari Institut Nutrisi Integratif dikutip dari Hindustantimes, pada Senin (22/11/2021).
Baca Juga: 5 Bumbu Dapur Ini Terbukti Ampuh Turunkan Berat Badan Lho!
Saat menikmati makanan manis, kadar gula darah meningkat sehingga memicu pelepasan insulin dalam tubuh untuk menurunkannya. Dari aktivitas pelepasan insulin, kadar gula darah Anda mungkin turun lebih rendah dari yang dibutuhkan dan tubuh akhirnya ingin lebih banyak makanan manis.
Inilah alasan mengapa makan di waktu yang tidak membuat seseorang ingin makanan yang tidak sehat dan manis karena tubuh mengalami penurunan kadar gula darah. Makan makanan sehat dan pada jarak yang tepat membantu mengatur kadar gula darah.
Lihat Juga :