Pentingnya Belajar Ilmu Data, Bisa lewat Program Beasiswa Algoritma

Selasa, 07 Desember 2021 - 15:05 WIB
loading...
Pentingnya Belajar Ilmu Data, Bisa lewat Program Beasiswa Algoritma
Data telah menjadi bagian dalam kehidupan kita sehari-hari dan salah satu senjata paling ampuh dalam menghadapi pandemi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Data telah menjadi bagian dalam kehidupan kita sehari-hari dan salah satu senjata paling ampuh dalam menghadapi pandemi. Maka itu, mempelajari ilmu data sangat diperlukan.

Ketika pandemi Covid-19 melanda dunia, data dijadikan acuan dalam menentukan kebijakan pembatasan sosial. Saat transparansi dibutuhkan masyarakat, data disajikan dalam bentuk visual sehingga urgensi dari kebijakan pemerintah mudah dimengerti.

Eldora Nadellia Althoofani adalah salah satu sosok yang mahir menyajikan data secara interaktif. Eldora merupakan penerima Beasiswa 8 Miliar dari Algoritma Data Science School.

Luasnya pemanfaatan data di berbagai industri memungkinkan penerima beasiswa Algoritma untuk bebas berkreativitas. Ilmu yang dipelajari tidak terbatas pada penggunaan analisis deskriptif, tapi juga dapat dimanfaatkan dalam analisis prediktif.

Salah satu proyek analisis prediktif yang dibuat oleh lulusan program ini adalah Dashboard Prediksi Kanker. Dashboard yang diciptakan oleh Meta Mahyarani dibuat dengan tujuan membantu tenaga kesehatan dalam memprediksikan potensi penyakit kanker pada pasien.

Pada 2020, Eldora dan Meta bersama dengan 66 penerima beasiswa lain mengikuti program Lifetime Learning dari Algoritma. Program ini mencakup pembelajaran bahasa pemrograman R, Python, dan SQL untuk mendukung proses analisis data. Selesai dari program pembelajaran para siswa membangun project data science untuk diimplementasikan di berbagai Industri.

Program beasiswa ini dilanjutkan kembali pada 2021 dengan target penyaluran beasiswa ke 200 mahasiswa. Pada program beasiswa periode 2021, selain mempelajari data science secara mendalam, peserta nantinya berkesempatan menjadi Algoritma Campus Ambassador yang akan berperan dalam menyebarkan ilmu data science di tingkat universitas. Peserta juga berkesempatan mengikuti program magang agar dapat memantapkan keahliannya sebagai data scientist.

CEO Algoritma Data Science School Nayoko Wicaksono berharap para lulusan program beasiswa ini dapat berkontribusi pada masyarakat dan membantu perekonomian Indonesia bertransformasi ke industri 4.0.

Menurut Nayoko, dengan mempelajari data science para siswa akan memiliki jenjang karier yang baik, karena ilmu yang dipelajari adalah skills of the future yang future proof.

Pendaftaran program Beasiswa 8 Miliar periode 2021 telah berlangsung pada 1-30 November lalu. Para siswa berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda dan dari universitas yang tersebar di seluruh Indonesia.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1414 seconds (11.210#12.26)