Gejala Omicron Paling Umum pada Pasien Covid-19 yang Divaksinasi Lengkap

Jum'at, 21 Januari 2022 - 09:17 WIB
loading...
Gejala Omicron Paling Umum pada Pasien Covid-19 yang Divaksinasi Lengkap
Gejala umum Omicron pada pasien Covid-19 yang sudah divaksinasi lengkap penting untuk diketahui. Sebagian besar pasien terinfeksi mengalami gejala pilek. Foto/News 18
A A A
JAKARTA - Gejala umum Omicron pada pasien Covid-19 yang sudah divaksinasi lengkap penting untuk diketahui. Dokter telah mencatat bahwa sebagian besar pasien yang terinfeksi mengalami gejala seperti pilek , dan baik dengan sendirinya.

Komisaris Departemen Kesehatan Masyarakat Chicago Dr. Allison Arwad mengatakan jika Anda adalah telah menerima vaksin Covid-19 secara lengkap, waspadalah terhadap tanda-tanda sakit tenggorokan.

"Terutama pada orang-orang yang kami lihat infeksi terobosan yang lebih ringan ini, kami pasti melihat sakit tenggorokan sebagai prediktor dalam kelompok itu," kata Dr. Arwad dilansir dari Times of India, Jumat (21/1/2022).

Dia juga mendorong orang dengan gejala seperti pilek atau flu untuk berasumsi bahwa mereka memiliki Covid-19 sampai terbukti sebaliknya. Studi ZOE Covid Inggris memiliki pendapat yang sama dan mendesak orang untuk tidak menganggap enteng gejala mereka.

Baca Juga: Kasus Omicron di AS Meledak hingga 1 Juta Sehari, Pakar Kesehatan Ungkap Penyebabnya



Selain sakit tenggorokan, beberapa gejala Omicron lainnya termasuk kelelahan, demam, nyeri tubuh, keringat malam, bersin, pilek, mual dan kehilangan nafsu makan. Berbeda dengan Delta, Omicron cenderung menyebabkan hilangnya indera penciuman dan perasa.



Jika mengalami salah satu gejala yang disebutkan di atas, penting untuk melakukan tes dan memastikan Anda mengisolasi diri sampai gejalanya hilang. Sementara itu, temuan terbaru menunjukkan bahwa Omicron, berpotensi lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin.

Hal tersebut mengingat bahwa Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakan, para ahli mengatakan bahwa itu dapat mengembangkan mekanisme pelarian kekebalan sehingga membantu mereka menghindari perlindungan vaksin.

Sementara individu yang tidak divaksinasi tetap berisiko lebih besar tertular virus dan mengembangkan penyakit parah. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin saat ini diharapkan dapat melindungi terhadap penyakit parah, rawat inap, dan kematian akibat infeksi varian Omicron.

Baca Juga: Ini 3 Masker Terbaik untuk Menangkal Varian Omicron
(dra)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2308 seconds (11.252#12.26)