Status Negatif Covid-19 tapi Warna PeduliLindungi Masih Hitam? Ini Penjelasannya

Sabtu, 05 Februari 2022 - 13:00 WIB
loading...
Status Negatif Covid-19...
Aplikasi PeduliLindungi telah menerapkan empat warna untuk menentukan izin hingga status seorang mengakses tempat umum. Salah satunya adalah warna hitam. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aplikasi PeduliLindungi telah menerapkan empat warna untuk menentukan izin dan status seorang mengakses tempat umum, kelengkapan vaksinasi Covid-19 hingga kontak erat dengan pasien Covid-19 .

Salah satunya adalah warna hitam. Ini artinya seseorang dinyatakan positif Covid-19 kurang dari 14 hari, memiliki riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 14 hari,
tes antigen atau PCR positif kurang dari 2 hari.

Selain itu, warna hitam juga diberikan kepada mereka yang baru tiba dari luar negeri. Dengan status hitam, maka disarankan untuk karantina atau isolasi mandiri dan melakukan tes antigen atau PCR.

"Kasus positif Covid-19, isolasi mandiri dan tes antigen atau PCR setelah hari ke-10. Status akan berubah pada H+11 dengan hasil tes negatif atau H+15 tanpa tes sejak terkonfirmasi positif. Kasus kontak erat, karantina mandiri dan tes antigen atau PCR pada hari ke-1 dan ke-5," jelas keterangan Kementerian Kesehatan seperti dikutip dari situs resminya, Sabtu (5/2/2022).

Baca Juga: Epidemiolog Ungkap Bahaya Varian Omicron Kawin dengan Delta, Bisa Lahirkan Virus Rekombinan



"Status akan berubah pada H+6 dengan hasil tes negatif atau H+15 tanpa tes. Kedatangan luar negeri, karantina sesuai peraturan yang berlaku serta melakukan tes PCR pada saat kedatangan dan hari ke-4 karantina," lanjutnya.

Namun, jika sudah menjalani karantina dan tes Covid-19 pada waktu yang disarankan dengan hasil negatif, tetapi status masih hitam, Kementerian Kesehatan menyarankan untuk melakukan beberapa hal.

"Pastikan bahwa lab atau faskes tempat tes antigen atau PCR sudah terafiliasi dengan Kemenkes. Jika sudah, mohon tunggu H+1 setelah hasil tes keluar untuk status warna terupdate," kata Kemenkes.

"Apabila setelah H+1 status warna belum berubah, Anda bisa menghubungi lab atau faskes tempat tes dilakukan," sambungnya.

Baca Juga: Gejala Omicron Paling Umum pada Pasien Covid-19 yang Divaksinasi Lengkap

Adapun, tiga warna lainnya selain hitam adalah merah. Warna ini menandakan seseorang belum dapat vaksin Covid-19 dan bukan kontak erat, tidak bisa mengakses tempat umum, tetapi masih bisa masuk ke tempat kerja, dengan syarat pemberi kerja wajib melakukan tes rutin.

Selain itu, kuning yang artinya masih 1x melaksanakan vaksin Covid-19 dan tidak ada hasil tes positif dan kontak erat dengan pasien Covid-19, penyintas (tidak ada hasil tes positif atau catatan kontak erat) dan bisa masuk ke tempat publik dan tempat kerja.

Sedangkan warna yang terakhir adalah hiju. Di mana orang yang berstatus hijau sudah dua kali vaksin Covid-19 dan tidak ada hasil tes positif atau kontak erat dengan pasien Covid-19. Hasil tes PCR dalam 2x24 jam negatif atau 1x24jam swab antigen negatif.

Mereka dengan stasus hijau di PeduliLindungi juga memiliki izin untuk masuk ke tempat umum dan tempat kerja.

Baca Juga: Kasus Omicron di AS Meledak hingga 1 Juta Sehari, Pakar Kesehatan Ungkap Penyebabnya
(dra)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Aktifkan PeduliLindungi untuk Cegah Cacar Monyet
Benarkah Warna Hitam...
Benarkah Warna Hitam Bisa Membuat Pria Terlihat Lebih Menarik?
Kemenkes Sebut PeduliLindungi...
Kemenkes Sebut PeduliLindungi Aplikasi Layanan Kesehatan Jangka Panjang: Bukan Hanya Covid-19
Rekomendasi Warna yang...
Rekomendasi Warna yang Cocok Dipakai Cewek Kue
RSPI Sulianti Saroso...
RSPI Sulianti Saroso Pastikan 7 Kasus Hepatitis Akut di Indonesia Negatif Covid-19
Kemenkes: PeduliLindungi...
Kemenkes: PeduliLindungi Telah Berikan Dampak Positif
Apakah Foto Ijazah Boleh...
Apakah Foto Ijazah Boleh Hitam Putih?
Hanya 1% Perusahaan...
Hanya 1% Perusahaan Melek AI, tapi Ancaman Siber Makin Gila! IWA 2025 Jadi Alarm Bangun Tidur
Beda Kelas Indonesia...
Beda Kelas Indonesia dan Korea dalam Mengelola Keamanan Siber: yang Satu Transparan, Lainnya Saling Lempar Tanggung Jawab
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Hotel dan Resor Ini Hadirkan Program Unik bagi Keluarga
Terpopuler
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved