Unilever Indonesia Salurkan Puluhan Ribu Alat Tes PCR Senilai Rp10,7 M

Selasa, 16 Juni 2020 - 22:52 WIB
loading...
Unilever Indonesia Salurkan...
Unilever Indonesia menyerahkan bantuan 40.320 alat tes PCR kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Unilever Indonesia memberikan bantuan 40.320 alat tes PCR senilai Rp10,7 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC19). Bantuan tersebut sangat dibutuhkan dalam pengujian sampel swab individu di tengah masih terjadinya penyebaran coronavirus .

(Baca juga: Mal Dibuka, Ini Panduan Belanja Aman dan Sehat Selama Pandemi )

Bantuan itu pun disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada sejumlah rumah sakit, laboratorium dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Paket alat tes PCR itu terdiri dari antigen test kit, reagent, dan alat swab dengan kontainernya. Alat tes PCR itu telah didistribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Dr. Soetomo (Surabaya), RSUP Hasan Sadikin (Bandung), Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (Jakarta) dan Laboratorium Institut Pertanian Bogor.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 , Doni Monardo menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Unilever Indonesia. Inisiatif ini sangat tepat dan menjawab kebutuhan penanganan pandemi di Indonesia saat ini. "Donasi alat tes PCR dan produk sabun cuci tangan masih terus diperlukan selama pandemi ini masih berlangsung. Untuk itu kami sangat megepresiasi Unilever Indonesia yang responsif dalam membantu penanganan Covid-19," tutur Doni.

Dia juga menyampaikan bahwa pihak swasta memiliki peran yang sangat penting dalam membantu pemerintah dalam menurunkan kurva angka kasus Covid-19 . "Saya berharap ke depannya pihak swasta dan pemerintah bisa terus berkolaborasi, berupaya sesuai perannya masing-masing sehingga bisa menurunkan kurva Covid-19 di Indonesia," ucapnya.

(Baca juga: 7 Makanan Ini Bikin Kulit Cantik Lho! )

Sementara itu, Direktur PT Unilever Tbk. Hemant Bakshi mengungkapkan bahwa Unilever telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari 86 tahun. "Selama itu juga kami telah turut berjuang bersama masyarakat dalam menghadapi masa-masa krisis yang dialami negeri ini," kata Hemant.

Unilever Indonesia, menurut Hemant, mengamati terus perkembangan situasi dan kebutuhan yang mengemuka dalam penanganan Covid-19 . Dari situ Unilever Indonesia melihat bahwa kebutuhan pasokan tes PCR masih sangat dibutuhkan. "Butuh waktu yang panjang untuk bisa keluar dari krisis ini serta untuk bisa bangkit kembali. Dukungan yang berkelanjutan dan tepat sesuai dengan kebutuhan menjadi sangat penting," ujarnya.

"Sebelumnya, kami telah menyumbangkan masker N95 melalui Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia ketika kebutuhan itu mendesak. Kami juga telah mendonasikan produk-produk kami untuk membantu meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Saat ini kami melihat secara nasional pasokan alat tes PCR masih diperlukan dalam penanganan pandemi, karena itu kami mendatangkan alat tes tersebut ke Indonesia. Kita tahu, saat ini permintaan alat tes PCR sangat tinggi di dunia," lanjut Hemant.

(Baca juga: 4 Alasan Aquarius Sangat Tertarik pada Taurus )

Selain dukungan berupa alat tes PCR, Unilever Indonesia melalui merek sabun kesehatan Lifebuoy telah menyalurkan 200.000 sabun ke sejumlah rumah sakit di Indonesia, dan 1.320 sabun cuci tangan telah disalurkan ke 400 masjid di Jakarta melalui BNPB. Unilever Indonesia juga aktif memberi dukungan melalui edukasi masyarakat untuk mengadopsi perilaku baru dan meningkatkan kedisiplinan untuk mencegah Covid-19 .

Sejak awal pandemi , Unilever Indonesia berkomitmen untuk mengalokasikan bantuan senilai Rp50 miliar. Hingga bulan ini, tercatat sebanyak Rp83 miliar telah Unilever Indonesia sumbangkan bagi Indonesia melalui berbagai bentuk bantuan.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chris Brown Diduga Pakai...
Chris Brown Diduga Pakai Dana Bantuan Covid-19 untuk Pesta, dan Liburan Mewah
Dukung Tenaga Kesehatan...
Dukung Tenaga Kesehatan Lawan Covid-19 dengan Salurkan Air Purifier
Bantu Masyarakat Terdampak...
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Pempek CRP Bagikan Paket Sembako
BenihBaik Salurkan Donasi...
BenihBaik Salurkan Donasi 1.100 Tabung Oksigen dari Pengguna Grab
Barito Pacific Donasikan...
Barito Pacific Donasikan 1.000 Ton Beras ke Jawa Tengah
Bantu Penderita Covid-19...
Bantu Penderita Covid-19 yang Isoman, Delto Peduli Bagikan Produk Kesehatan
Inovasi ITS, Nanopartikel...
Inovasi ITS, Nanopartikel Tembaga Jadi Filter Antivirus di Rumah Sakit
Kasus Covid-19 Meningkat...
Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Grab Klaim 70 Persen Pengemudi Sudah Vaksin Booster
ASABRI Salurkan Bantuan...
ASABRI Salurkan Bantuan Penanggulangan Covid-19 ke Polsek Kramat Jati
Rekomendasi
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Berita Terkini
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Jarang Ereksi Pagi Hari?...
Jarang Ereksi Pagi Hari? Penelitian Sebut Risiko Kematian Bisa Naik 28 Persen
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Infografis
Indonesia Beli Rudal...
Indonesia Beli Rudal BrahMos India Senilai Rp7,3 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved