Kemenkes soal Vaksin Covid-19 untuk Bayi di Indonesia: Tunggu Saja!

Senin, 11 April 2022 - 13:43 WIB
loading...
Kemenkes soal Vaksin...
Anak usia 6 tahun ke bawah dan bayi di Indonesia sampai saat ini belum mendapatkan vaksin Covid-19. Padahal, negara lain sudah memberikannya. Foto Ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Anak usia 6 tahun ke bawah dan bayi di Indonesia sampai saat ini belum mendapatkan vaksin Covid-19 . Padahal, negara seperti Amerika Serikat sudah memberikannya.

Kelompok usia tersebut tidak jauh berbeda risikonya dengan kelompok usia lain. Itu kenapa, negara-negara lain sudah mulai memberikan vaksin Covid-19 untuk bayi dan anak di bawah 6 tahun.

Baca Juga: CDC: Vaksin COVID untuk Anak Tersedia September 2021

Lantas, apakah Indonesia akan memberikan vaksin Covid-19 ke usia 6 tahun ke bawah dan bayi juga? Jika iya, kapan waktu tersebut datang?

Diterangkan Plt Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan dr Prima Yosephine, memang benar bahwa sampai sekarang kelompok usia 'under' 6 tahun dan bayi belum masuk dalam sasaran vaksinasi Covid-19.

"Kami memberikan vaksin Covid-19 ke masyarakat itu sesuai rekomendasi ITAGI dan sampai sekarang tim ahli belum merekomendasikannya. Kita tunggu saja, ya," terang dr Prima dalam webinar Raih Hidup Berkualitas Sepanjang Usia, Ayo Lengkapi Imunisasi', Senin (11/4/2022).

Baca Juga: Lindungi Anak dari Covid-19, Vaksin untuk Balita Juga Dikembangkan



Selain berdasar pada rekomendasi ITAGI, Kemenkes juga memastikan bahwa vaksin Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat sudah mengantongi izin penggunaan darurat atau EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Itu membuktikan bahwa vaksin yang diberikan di masyarakat memang sesuai dengan rekomendasi ahli dan terbukti keamanannya. Kami tidak sembarang memberikan ke masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, Dokter Spesialis Anak dr Arifianto, Sp.A, menerangkan, pemberian vaksin tidak bisa sembarang dan sekadar ikut-ikutan. Tak bisa dipungkiri, memang ada beberapa negara yang sudah memberikan vaksin Covid-19 kepada anak usia di bawah 6 tahun dan bayi.

"Tapi, untuk Indonesia, sejauh ini ITAGI belum mengeluarkan rekomendasi. Meski begitu, pembahasan mengenai hal ini sudah terjadi dan izin baru akan keluar kalau memang rekomendasi sudah ditetapkan oleh ITAGI," ungkap dr Arif.

Daripada menanti vaksin Covid-19, sambung dr Arif, ada baiknya para orangtua melengkapi imunisasi dasar yang juga membahayakan anak-anak jika terlewat pemberiannya.

"Menurut saya, ada baiknya untuk saat ini kita semua, termasuk para orangtua, lebih fokus ke apa yang ada di depan mata. Artinya, vaksin difteri, campak, dan imunisasi dasar lain sudah ada dan sebaiknya segera diberikan ke anak jika belum," sarannya.

"Penyakit-penyakit tersebut juga mengancam nyawa anak-anak kita. Ketika vaksin itu tidak diberikan, risiko terjadinya wabah menjadi lebih besar," tandas dr Arif.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksin Covid-19 Berbayar...
Vaksin Covid-19 Berbayar Ratusan Ribu Tahun Depan, Menkes Imbau Vaksinasi Sekarang Mumpung Gratis
Masyarakat Diimbau Lengkapi...
Masyarakat Diimbau Lengkapi Dosis Vaksin meski Sudah Miliki Antibodi Covid-19
Gandeng Privy, Kemenparekraf...
Gandeng Privy, Kemenparekraf Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua
Tak Perlu Ragu, Ini...
Tak Perlu Ragu, Ini 6 Alasan Kenapa Perlu Divaksin Covid-19 Booster Kedua
PPKM Dicabut, Menkes...
PPKM Dicabut, Menkes Minta Masyarakat Segera Lengkapi Vaksin Covid-19
BPOM Izinkan Vaksin...
BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 untuk Anak 6 Bulan hingga 11 Tahun
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pemprov DKI Sediakan...
Pemprov DKI Sediakan 26.000 Dosis Vaksin Covid-19
Rekomendasi
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Berita Terkini
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Kisah Rizaldo Arif Akbar,...
Kisah Rizaldo Arif Akbar, dari Bisnis Digital hingga Jadi Travel Content Creator
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 8 Senin: Mila Mantap Cerai, Pak Efendi Tulis Surat Wasiat
Hong Kong Naik ke Posisi...
Hong Kong Naik ke Posisi 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia 2026
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved