3 Kota dengan Janda Terbanyak di Kalimantan, Nomor 2 Penyebabnya Bikin Ngelus Dada

Sabtu, 23 Juli 2022 - 15:29 WIB
loading...
3 Kota dengan Janda Terbanyak di Kalimantan, Nomor 2 Penyebabnya Bikin Ngelus Dada
Kota dengan janda terbanyak di Kalimantan disebabkan karena berbagai hal. Salah satunya karena ekonomi yang membuat jumlah kasus perceraian mencapai ribuan. Foto/Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim
A A A
JAKARTA - Kota dengan janda terbanyak di Kalimantan disebabkan karena berbagai hal. Salah satunya karena ekonomi yang membuat jumlah kasus perceraian di sejumlah kota ini mencapai puluhan hingga ribuan pasangan.

Bahkan, salah satu dari kota Kalimantan ini memiliki julukan Kampung Janda. Tertarik untuk mengunjunginya?

Berikut daftar kota dengan janda terbanyak di Kalimantan, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (23/7/2022).

Baca Juga: 3 Kota di Banten dengan Janda Terbanyak, Jumlahnya Bikin Ngelus Dada

1. Banjarbaru

3 Kota dengan Janda Terbanyak di Kalimantan, Nomor 2 Penyebabnya Bikin Ngelus Dada

Foto/Jurnal 123

Kota dengan janda terbanyak di Kalimantan pertama ada Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Salah satu kampung di Banjarbaru menarik perhatian masyarakat lantaran 90 persen perempuan di kampung tersebut hidup tanpa memiliki suami. Kampung ini memiliki nama asli Kampung Batuah, tetapi kini dikenal sebagai Kampung Janda.

Dikutip dari kanal YouTube Epic Vice, di desa itu kurang dari 10 rumah yang memiliki laki-laki. Sisanya, sekitar 90 persen dihuni oleh perempuan berstatus janda. Bisa ada satu sampai tiga perempuan dengan status janda yang tinggal di satu rumah.

Usia perempuan yang menjanda pun beragam, dari 25 tahun hingga 50 tahun. Ada banyak faktor para perempuan itu menyandang status janda, dari perceraian hingga ditinggal meninggal sang suami. Para janda ini kemudian memutuskan tidak menikah lagi dan memilih menghidupi keluarganya sendiri hingga saat ini.

Sebutan Kampung Janda ini berawal dari banjir yang melanda kampung tersebut. Ketika ada seorang warga yang diwawancara oleh seorang wartawan, dia tak sengaja menyebutkan banyaknya janda yang ada di kampung tersebut.

Sang wartawan pun kemudian menyimpulkan, kampung tersebut dijuluki Kampung Janda. Meski awalnya sang narasumber tidak terima, warga lainnya meminta dia membiarkan saja hingga melekat sebutan Kampung Janda.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1711 seconds (11.252#12.26)