Synchronize Fest 2022 Hari Kedua, Jadi Ajang Reuni Grup Band
Senin, 10 Oktober 2022 - 14:39 WIB
loading...
Melanjutkan keseruan di hari pertama, Synchronize Fest 2022 hari kedua kembali berlangsung di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (8/10/22).
A
A
A
JAKARTA - Melanjutkan keseruan di hari pertama, Synchronize Fest 2022 hari kedua kembali berlangsung di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (8/10/22).
Sejak siang, para penonton telah padat dan tampak tak sabar untuk menyaksikan penampilan para musisi idola mereka. Para penonton yang telah memasuki area memenuhi panggung-panggung para penampil seperti panggung Maliq & D’Essentials di Dynamic Stage, Sentimental Moods di Lake Stage, SIVIA di Forest Stage, Petra Sihombing di District Stage, Manjakani di Gigs Stage, hingga Nonaria di XYZ Stage.
Dalam satu hari yang sama, terdapat beberapa alternatif tontonan, mulai dari tampilnya musisi legendaris Indonesia, reuni personel dari band yang telah lama berpisah, penampilan dari talenta segar dari kancah independen Tanah Air, hingga panggung dangdut dan pop Jawa yang membuat para pengunjung bergoyang sambil berdendang.
Uniknya, meski masing-masing musisi yang tampil memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, tiap panggungnya selalu memiliki daya tarik tersendiri dan tidak pernah kekurangan penonton. Banyaknya pilihan justru menjadi bukti bahwa musisi lokal Tanah Air begitu beragam dan memiliki ciri khas tersendiri.
Tidak hanya mencoba menunjukkan keberagaman budaya populer dan modern, Synchronize Fest menjadi ajang penampilan karya tradisi dan kontemporer yang patut untuk disimak. Salah satu contohnya adalah kehadirab kelompok penari Bali dari 'Kembalikan Baliku di' tengah-tengah festival.
Synchronize Fest juga menjadi ajang pameran dan penjualan merchandise dari musisi penampil dan hasil kolaborasi dengan 10 seniman dan musisi, di antaranya Spirit of Dara Puspita bersama Fleur! X Jayu Juli, Payung Teduh X Pusakata X hairembulan, Orkestra Nasida Ria bersama Tjut Nyak Deviana X Kuncir Sathya Viku, dan lain lain.
Sejak siang, para penonton telah padat dan tampak tak sabar untuk menyaksikan penampilan para musisi idola mereka. Para penonton yang telah memasuki area memenuhi panggung-panggung para penampil seperti panggung Maliq & D’Essentials di Dynamic Stage, Sentimental Moods di Lake Stage, SIVIA di Forest Stage, Petra Sihombing di District Stage, Manjakani di Gigs Stage, hingga Nonaria di XYZ Stage.
Dalam satu hari yang sama, terdapat beberapa alternatif tontonan, mulai dari tampilnya musisi legendaris Indonesia, reuni personel dari band yang telah lama berpisah, penampilan dari talenta segar dari kancah independen Tanah Air, hingga panggung dangdut dan pop Jawa yang membuat para pengunjung bergoyang sambil berdendang.
Uniknya, meski masing-masing musisi yang tampil memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, tiap panggungnya selalu memiliki daya tarik tersendiri dan tidak pernah kekurangan penonton. Banyaknya pilihan justru menjadi bukti bahwa musisi lokal Tanah Air begitu beragam dan memiliki ciri khas tersendiri.
Tidak hanya mencoba menunjukkan keberagaman budaya populer dan modern, Synchronize Fest menjadi ajang penampilan karya tradisi dan kontemporer yang patut untuk disimak. Salah satu contohnya adalah kehadirab kelompok penari Bali dari 'Kembalikan Baliku di' tengah-tengah festival.
Synchronize Fest juga menjadi ajang pameran dan penjualan merchandise dari musisi penampil dan hasil kolaborasi dengan 10 seniman dan musisi, di antaranya Spirit of Dara Puspita bersama Fleur! X Jayu Juli, Payung Teduh X Pusakata X hairembulan, Orkestra Nasida Ria bersama Tjut Nyak Deviana X Kuncir Sathya Viku, dan lain lain.
Lihat Juga :