Pertolongan Pertama pada Korban Henti Jantung

Selasa, 01 November 2022 - 22:40 WIB
loading...
Pertolongan Pertama...
Henti jantung terjadi secara tiba-tiba. Seseorang yang mengalami henti jantung tanpa pertolongan atau penanganan medis segera, bisa meninggal dunia. Foto Ilustrasi/Heart.org
A A A
JAKARTA - Henti jantung adalah keadaan di mana organ jantung berhenti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini akan menyebabkan otak kekurangan oksigen serta menyebabkan penderitanya jatuh pingsan dan berhenti bernapas.

Henti jantung terjadi secara tiba-tiba. Seseorang yang mengalami henti jantung tanpa pertolongan atau penanganan medis segera, bisa meninggal dunia. Jika Anda melihat orang mengalami henti jantung, segera telepon ambulans atau lakukan CPR alias RJP (Resusitasi Jantung Paru).

Baca Juga: Henti Jantung Bisa Terjadi Tanpa Peringatan, Kenali Gejalanya!

Apa yang Harus Dilakukan?

Jika menurut Anda orang tersebut mungkin mengalami henti jantung, CPR atau RJP adalah pertolongan utama yang bisa diberikan kepada orang tersebut dengan melakukan beberapa hal berikut.

1. Periksa TKP untuk keselamatan, bentuk kesan awal dan gunakan alat pelindung diri (APD).

2. Jika orang tersebut tampak tidak responsif, periksa responsivitas, pernapasan, perdarahan yang mengancam jiwa, atau kondisi lain yang mengancam jiwa menggunakan teriakan-ketuk-teriakan.

3. Jika orang tersebut tidak merespons dan tak bernapas atau hanya terengah-engah, dapatkan peralatan atau beri tahu seseorang untuk melakukan CPR.

4. Tempatkan orang tersebut telentang pada permukaan yang rata dan kokoh.

5. Berikan 30 kompresi dada.

- Posisi tangan: Dua tangan di tengah dada.

- Posisi tubuh: Bahu langsung di atas tangan; siku terkunci.

- Kedalaman: Setidaknya 2 inci.

- Tarikan: 100 hingga 120 per menit.

- Biarkan dada kembali ke posisi normal setelah setiap kompresi.

Baca Juga: Masih Banyak yang Belum Tahu, Ini Perbedaan Serangan Jantung dan Henti Jantung

6. Berikan 2 Napas

Buka jalan napas ke posisi netral sebelumnya menggunakan teknik head-tilt/chin-lift. Pastikan setiap napas berlangsung sekitar 1 detik dan membuat dada naik; biarkan udara keluar sebelum memberikan napas berikutnya.

Catatan: jika napas pertama tidak membuat dada naik, miringkan kembali kepala dan pastikan kunci yang benar sebelum memberikan nafas kedua. Jika napas kedua tidak membuat dada naik, mungkin ada benda yang menghalangi jalan napas.

7. Lanjutkan memberikan set 30 kompresi dada dan 2 napas. Gunakan AED atau Defibrilator Eksternal Otomatis segera setelah tersedia!

Apa yang Menyebabkan Henti Jantung?

Penyebab umum henti jantung adalah irama jantung abnormal yang mengancam jiwa yang disebut fibrilasi ventrikel (VF). VF terjadi ketika aktivitas listrik jantung menjadi sangat kacau sehingga jantung berhenti memompa, malah bergetar atau 'berfibrilasi'.

Penyebab utama henti jantung yang berhubungan dengan jantung adalah:

- Serangan jantung (disebabkan oleh penyakit jantung koroner).

- Kardiomiopati dan beberapa kondisi jantung bawaan.

- Penyakit jantung bawaan.

- Penyakit katup jantung.

- Miokarditis akut (radang otot jantung).

Beberapa penyebab lain dari serangan jantung meliputi:

- Tersengat listrik.

- Overdosis obat.

- Pendarahan parah (dikenal sebagai syok hipovolemik) atau kehilangan banyak darah.

- Hipoksia yang disebabkan oleh penurunan kadar oksigen yang parah.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Kaya Nutrisi, Semangka...
Kaya Nutrisi, Semangka Ternyata Berkhasiat Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Kerja Shift Malam, Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Kronologi Calvin Dores...
Kronologi Calvin Dores Alami Serangan Jantung, Sempat Ngeluh Sesak Napas
Kasus Penyakit Jantung...
Kasus Penyakit Jantung di Usia Muda Meningkat, Dokter Ungkap Penyebabnya
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
APHRS Komitmen Tingkatkan...
APHRS Komitmen Tingkatkan Pelayanan Pasien Gangguan Irama Jantung
Youth Health Summit...
Youth Health Summit 2025: Remaja Diajak Cegah Penyakit Jantung Sejak Dini
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Berita Terkini
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved