Studi: Pasien yang Pulih dari Covid-19 Miliki Antibodi Selama 6 bulan
Minggu, 07 Februari 2021 - 04:24 WIB
Orang yang telah pulih dari Covid-19 kemungkinan memiliki tingkat antibodi yang tinggi selama 6 bulan atau lebih. / Foto: Ilustrasi/dok. SINDOnews
JAKARTA - Orang yang telah pulih dari Covid-19 kemungkinan memiliki tingkat antibodi yang tinggi selama 6 bulan atau lebih, yang seharusnya melindungi mereka dari infeksi ulang, menurut sebuah studi baru dari para peneliti di UK Biobank. Studi ini memberikan jaminan bahwa infeksi ulang segera setelah pemulihan seharusnya jarang terjadi.
Baca juga: Wanita Hamil Covid-19 Bisa Mentransfer Antibodi pada Bayinya
"Meskipun kami tidak dapat memastikan bagaimana hal ini berkaitan dengan kekebalan, hasilnya menunjukkan bahwa orang terlindungi dari infeksi berikutnya setidaknya selama 6 bulan setelah infeksi alami," kata Naomi Allen, PhD, salah satu peneliti dan kepala ilmuwan di UK Biobank, seperti dikutip WebMD, Sabtu (6/2).
Tim peneliti mengukur tingkat infeksi Covid-19 sebelumnya di beberapa populasi di seluruh Inggris dan berapa lama antibodi bertahan. Di antara 1.700 orang yang dites positif terinfeksi Covid-19 sebelumnya, 99% memiliki antibodi selama 3 bulan. Setelah 6 bulan, 88% masih memiliki antibodi.
Berdasarkan sampel darah dari 20.200 orang, proporsi populasi Inggris dengan antibodi Covid-19 naik dari 6,6% pada Mei menjadi 8,8% pada Desember. Angka ini tertinggi di London, 12,4%, dan terendah di Skotlandia, 5,5%.
Antibodi ditemukan dalam proporsi yang lebih besar pada orang yang lebih muda. Sekitar 13,5% dari mereka yang berusia di bawah 30 tahun memiliki antibodi yang dapat dideteksi, dibandingkan dengan 6,7% dari mereka yang berusia di atas 70 tahun. Selain itu, 16,3% peserta penelitian kulit hitam memiliki antibodi, dibandingkan dengan 8,5% peserta kulit putih dan 7,5% peserta dari etnis China.
Baca juga: Wanita Hamil Covid-19 Bisa Mentransfer Antibodi pada Bayinya
"Meskipun kami tidak dapat memastikan bagaimana hal ini berkaitan dengan kekebalan, hasilnya menunjukkan bahwa orang terlindungi dari infeksi berikutnya setidaknya selama 6 bulan setelah infeksi alami," kata Naomi Allen, PhD, salah satu peneliti dan kepala ilmuwan di UK Biobank, seperti dikutip WebMD, Sabtu (6/2).
Tim peneliti mengukur tingkat infeksi Covid-19 sebelumnya di beberapa populasi di seluruh Inggris dan berapa lama antibodi bertahan. Di antara 1.700 orang yang dites positif terinfeksi Covid-19 sebelumnya, 99% memiliki antibodi selama 3 bulan. Setelah 6 bulan, 88% masih memiliki antibodi.
Berdasarkan sampel darah dari 20.200 orang, proporsi populasi Inggris dengan antibodi Covid-19 naik dari 6,6% pada Mei menjadi 8,8% pada Desember. Angka ini tertinggi di London, 12,4%, dan terendah di Skotlandia, 5,5%.
Antibodi ditemukan dalam proporsi yang lebih besar pada orang yang lebih muda. Sekitar 13,5% dari mereka yang berusia di bawah 30 tahun memiliki antibodi yang dapat dideteksi, dibandingkan dengan 6,7% dari mereka yang berusia di atas 70 tahun. Selain itu, 16,3% peserta penelitian kulit hitam memiliki antibodi, dibandingkan dengan 8,5% peserta kulit putih dan 7,5% peserta dari etnis China.
Lihat Juga :