Petugas Kimia Farma Gunakan Alat Rapid Test Antigen Daur Ulang, Waspada Ini Bahayanya!
Rabu, 28 April 2021 - 13:20 WIB
Menanggapi fenomena ini, Epidemiolog dari Griffith University Australia dr Dicky Budiman mengaku sangat prihatin. Sebab, menggunakan alat tes rapid antigen yang didaur ulang dapat berpontensi menimbulkan hasil keliru.
“Ini memprihatikan dan sangat berbahaya, ya. Karena bisa mengurangi akurasinya secara drastis dan menimbulkan false negative atau false positive, dan ini menghasilkan invalid result,” kata Dicky saat dihubungi MNC Portal, Rabu (28/4).
“Sejauh ini tidak ada dan tidak boleh ada tes Covid ini yang sifatnya daur ulang. Tidak pernah ada anjuran seperti itu meski dalam keterbatasan alat,” sambungnya.
Baca Juga : Kenali Penyebab Nyeri Hebat saat Menstruasi
Khawatirnya, sambung Dicky, hal ini dapat berdampak meningkatkan penularan virus corona baru.
“Ini memprihatikan dan sangat berbahaya, ya. Karena bisa mengurangi akurasinya secara drastis dan menimbulkan false negative atau false positive, dan ini menghasilkan invalid result,” kata Dicky saat dihubungi MNC Portal, Rabu (28/4).
“Sejauh ini tidak ada dan tidak boleh ada tes Covid ini yang sifatnya daur ulang. Tidak pernah ada anjuran seperti itu meski dalam keterbatasan alat,” sambungnya.
Baca Juga : Kenali Penyebab Nyeri Hebat saat Menstruasi
Khawatirnya, sambung Dicky, hal ini dapat berdampak meningkatkan penularan virus corona baru.
Lihat Juga :