12 Minggu Peregangan Dapat Tingkatkan Kesehatan Jantung
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:03 WIB
loading...
Peneliti dari Universitas Milan menyebut, orang yang melakukan peregangan pasif mengalami peningkatan aliran darah pada arteri mereka dan penurunan kekakuan arteri. Foto Ilustrasi/Fitbit Blog
A
A
A
JAKARTA - Penelitian terbaru menemukan bahwa hanya dengan 12 minggu melakukan peregangan pasif dapat membantu sistem pembuluh darah sekaligus meningkatkan aliran darah.
Para peneliti dari Universitas Milan di Italia menyebut, orang yang melakukan peregangan pasif mengalami peningkatan aliran darah pada arteri mereka dan penurunan kekakuan arteri.
"Tekanan darah menurun, kekakuan arteri sentral dan perifer berkurang, serta fungsi vaskular meningkat setelah 12 minggu pelatihan peregangan pasif," sebut tim penulis penelitian tersebut, seperti dilansir laman Healthline. (Baca Juga: 5 Cara Efektif Turunkan Detak Jantung Istirahat )
Peneliti mencatat bahwa peregangan semacam ini dapat meningkatkan kesehatan jantung seseorang. Peregangan pasif adalah peregangan di mana kekuatan eksternal memberikan peregangan. Ini bisa melalui pasangan peregangan, peregangan aksesori, atau gravitasi.
Peregangan aktif tidak melibatkan kekuatan eksternal. Para peneliti melibatkan 39 pria dan wanita yang sehat lalu membagi mereka ke dalam dua kelompok. Satu kelompok diinstruksikan melakukan peregangan kaki lima kali seminggu selama 12 minggu, sementara kelompok yang lain tidak melakukan peregangan.
Mereka yang melakukan peregangan melihat peningkatan pada sistem pembuluh darah. Para peneliti mengatakan, ini bisa berdampak pada penyakit yang melibatkan perubahan aliran darah seperti serangan jantung dan stroke.
"Dalam studi di Italia ini, ada peningkatan signifikan dalam pelebaran yang dimediasi aliran, yang dapat dianggap sebagai kemampuan arteri untuk melebar sebagai respons terhadap peningkatan aliran darah," kata Jonathan Myers, PhD, seorang Ilmuwan Peneliti Kesehatan sekaligus Direktur Laboratorium Penelitian Latihan pada Sistem Perawatan Kesehatan Urusan Veteran Palo Alto di California, Amerika Serikat.
Para peneliti dari Universitas Milan di Italia menyebut, orang yang melakukan peregangan pasif mengalami peningkatan aliran darah pada arteri mereka dan penurunan kekakuan arteri.
"Tekanan darah menurun, kekakuan arteri sentral dan perifer berkurang, serta fungsi vaskular meningkat setelah 12 minggu pelatihan peregangan pasif," sebut tim penulis penelitian tersebut, seperti dilansir laman Healthline. (Baca Juga: 5 Cara Efektif Turunkan Detak Jantung Istirahat )
Peneliti mencatat bahwa peregangan semacam ini dapat meningkatkan kesehatan jantung seseorang. Peregangan pasif adalah peregangan di mana kekuatan eksternal memberikan peregangan. Ini bisa melalui pasangan peregangan, peregangan aksesori, atau gravitasi.
Peregangan aktif tidak melibatkan kekuatan eksternal. Para peneliti melibatkan 39 pria dan wanita yang sehat lalu membagi mereka ke dalam dua kelompok. Satu kelompok diinstruksikan melakukan peregangan kaki lima kali seminggu selama 12 minggu, sementara kelompok yang lain tidak melakukan peregangan.
Mereka yang melakukan peregangan melihat peningkatan pada sistem pembuluh darah. Para peneliti mengatakan, ini bisa berdampak pada penyakit yang melibatkan perubahan aliran darah seperti serangan jantung dan stroke.
"Dalam studi di Italia ini, ada peningkatan signifikan dalam pelebaran yang dimediasi aliran, yang dapat dianggap sebagai kemampuan arteri untuk melebar sebagai respons terhadap peningkatan aliran darah," kata Jonathan Myers, PhD, seorang Ilmuwan Peneliti Kesehatan sekaligus Direktur Laboratorium Penelitian Latihan pada Sistem Perawatan Kesehatan Urusan Veteran Palo Alto di California, Amerika Serikat.
Lihat Juga :