alexametrics

Balkondes Bikin Liburan ke Candi Borobudur Makin Seru!

loading...
Balkondes Bikin Liburan ke Candi Borobudur Makin Seru!
Pernah berkunjung ke Candi Borobudur? Tempat bersejarah ini memang mengundang daya tarik luar biasa. Menariknya, ada 20 desa di sekitar yang menawarkan suasana berbeda. Foto/Istimewa.
A+ A-
MAGELANG - Pernah berkunjung ke Candi Borobudur? Tempat bersejarah ini memang mengundang daya tarik luar biasa. Tapi, setelah menikmati pesona kuil Buddha terbesar di dunia ini, umumnya wisatawan langsung pergi ke penginapan atau mencari tempat wisata lain di Semarang, Yogyakarta atau Solo. Padahal, kawasan Candi Borobudur ini memiliki banyak tempat menarik.

Ada 20 desa di sekitar Candi Borobudur yang menawarkan tempat menginginap bernuansa alami dengan suasana pegunungan. Selain itu, terdapat wisata off-road yang seru, city tour, hingga oleh-oleh hasil UKM masyarakat sekitar.

Menariknya, setiap desa menawarkan susuatu yang berbeda. Desa Wisata Tuksongo di kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang misalnya. Desa ini bisa menjadi pilihan tepat menikmati liburan. Jaraknya 2km dari kawasan komplek Candi Borobudur. Di desa ini para turis akan dimanjakan dengan berbagai kegiatan wisata unik, mulai wisata budaya, kesenian, pendidikan dan agrowisata. Tempat menginapnya pun cukup nyaman dan cocok untuk keluarga.



Di area seluas 18.000m2, pengunjung juga bisa menikmati wisata kekinian, seperti digital signage, smart parking, dan home automation dengan pemandangan khas pedesaan berlatar bukit Menoreh dan stupa Borobudur.
Balkondes Bikin Liburan ke Candi Borobudur Makin Seru!

Berbeda lagi dengan Desa Giripurno yang jaraknya 8 km dari Candi Borobudur. Terdapat air terjun dengan ketinggian kurang lebih 100 meter yang masih alami. Wisatwan juga bisa menikmati Candi Borobudur dari puncak Mongkrong, serta hamparan sawah dan gunung Merapi yang dapat dilihat pagi hari.

Dua desa itu dan 18 desa di kecamatan Candi Borobudur ini masuk dalam program BUMN lewat Balai Ekonomi Desa (Balkondes). Selain Tuksongo dan Balkondes Wanurejo, ada juga desa yang menarik dikunjungi dengan pesona yang berbeda, seperti Balkondes Ngadiharjo, Ngargogondo, Candirejo, Wringinputih, Kembanglimus, Giri Tengah, Kebonsari, Tanjungsari, Majaksingi, Karanganyar, Sambeng, Karangrejo dan Tegalarum.

“Kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur maupun ke beberapa destinasi wisata lainnya yang tersebar di sekitarnya menjadi hal yang membahagiakan untuk perkembangan ekonomi di Indonesia, khususnya bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya Balkondes, tentunya menjadi solusi yang baik bagi para wisatawan yang ingin menambah waktu lama tinggalnya. Semakin lama wisatawan untuk menetap, hal itu akan berdampak baik bagi pergerakan ekonomi, terutama bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata,” kata Direktur PT Manajemen CBT Nusantara (MCN) Jatmika Budi Santoso.
Balkondes Bikin Liburan ke Candi Borobudur Makin Seru!

Sementara untuk libur semakin seru, ada paket wisata off-road di pegunungan Menoreh, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur. Paket wisata ini cukup diminati karena berpetualang dengan mengendarai mobil Jeep, mendaki pegunungan Menoreh. (Baca juga: Wihara Khao Kong, Simbol Toleransi di Negeri Gajah Putih).

Bagi wisatawan yang ingin berkeliling kota (city tour) di Magelang dan Borobudur, bisa mengambil paket lain dengan menumpangi mobil klasik VW. Selama perjalanan, pata turis akan dimanjakan dengan panorama indah pegunungan, udara segar khas pedesaan, bangunan megah candi Borobudur.

Menariknya, wisatawan bisa semakin penasaran dengan hadirkanya pesta perayaan oleh masyarakat desa lewat perhelatan Balkonjazz Festival di Balkondes Tuksongo, pada 14 September 2019 mendatang. tak hanya menghadirkan music dari musisi kenamaan Indonesia, tetapi wisatawan akan merasakan bisa terlibat membuat kerajinan tangan, membuat olahan makanan, dan menikmati keindahan panorama alam.
Balkondes Bikin Liburan ke Candi Borobudur Makin Seru!

Inisiator sekaligus Direktur Balkonjazz Festival, Bakkar Wibowo dari Sinergi Nusantara menamb ahkan, festival ini merupakan proses kolaborasi antara musik dan budaya yang diharapkan menjadi pemantik agar potensi ekonomi lokal lebih dikenal masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

“Balkonjazz Festival akan turut mempromosikan desa wisata diseputaran Borobudur sebagai destinasi baru dengan berbagai atraksi dan potensi sumber daya alam yang sangat menarik. Masyarakat yang ingin menikmati berbagai sajian yang terdapat di Balkonjazz bisa mengaksesnya secara gratis,” jelas Bakkar.
(tdy)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak